Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SUKHOI JATUH: Cuaca buruk, Evakuasi korban bisa 7 jam

JAKARTA: Tim SAR memperkirakan evakuasi korban musibah pesawat Sukhoi Superjet 100 untuk diturunkan dari lokasi musibah di kawasan Gunung Salak diperkirakan memakan waktu hingga 7 jam mendatang karena  melalui jalur darat.Letkol Oni Junianto, Ketua
Dara Aziliya
Dara Aziliya - Bisnis.com 11 Mei 2012  |  15:36 WIB

JAKARTA: Tim SAR memperkirakan evakuasi korban musibah pesawat Sukhoi Superjet 100 untuk diturunkan dari lokasi musibah di kawasan Gunung Salak diperkirakan memakan waktu hingga 7 jam mendatang karena  melalui jalur darat.Letkol Oni Junianto, Ketua Tim SAR dan Evakuasi Sukhoi dalam wawancara dengan MetroTV mengatakan proses evakuasi melalui udara terhambat cuaca yang tidak bersahabat siang ini. Salah satu upaya, ujarnya, dilakukan dengan jalur darat."Waktunya bisa 7 jam-an," katanya.Sementara itu, Antara melaporkan Komandan Resort Militer (Danrem) 061 Badak Putih, Kolonel Inf AN Putranto, menegaskan sampai dengan sekira pukul 14.45 WIB belum ada korban musibah pesawat Sukhoi Superjet 100 dievakuasi dari lokasi musibah di kawasan Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat."Belum ada korban yang dievakuasi," katanya di Pos Komando (Posko) 1 Cipelang, Bogor, Jumat.Dikatakannya, tim evakuasi yang berasal dari berbagai elemen itu baik dari TNI dan Polri masih berusaha mencapai lokasi korban pesawat tersebut.Ia mengemukakan, tim pencari dan penyelamat (Search and Rescue/SAR) masih berupaya melewati tebing setinggi 100 meter.Oleh karena itu, ia mengharapkan, jangan ada yang memberikan informasi simpang siur karena semua sumber informasi evakuasi berada di Posko 1.Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas), Marsekal Madya TNI Daryatmo, di Base Ops Lapangan Udara Halim Perdana Kusuma menjelaskan bahwa Tim SAR telah menemukan 12 jenazah penumpang Suikhoi Superjet 100 yang mengalami kecelakaan pada Rabu lalu.Namun, Daryatmo menyatakan, Tim SAR masih kesulitan mengevakuasi jenazah tersebut, dan masih berupaya mencari korban lainnya. (Antara/faa)

 

 

+ JANGAN LEWATKAN:

10 ARTIKEL PILIHAN Hari Ini

5 Kanal TERPOPULER Bisnis.com

Ini 10 Artikel MOST READ Setahun Terakhir


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top