Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PEMULANGAN TKI: 31 TKI habis masa kerjanya & langgar moratorium

JAKARTA: Pemerintah memulangkan sedikitnya 31 orang TKI di Yordania ke daerah asal, karena habis masa kontrak kerjanya dan datang ke negara itu saat masih dalam status moratorium.Sejak Oktober 2010, pemerintah menetapkan status moratorium atau penghentian
Jessica Nova
Jessica Nova - Bisnis.com 11 Mei 2012  |  14:57 WIB

JAKARTA: Pemerintah memulangkan sedikitnya 31 orang TKI di Yordania ke daerah asal, karena habis masa kontrak kerjanya dan datang ke negara itu saat masih dalam status moratorium.Sejak Oktober 2010, pemerintah menetapkan status moratorium atau penghentian sementara penempatan TKI, khusus bagi penata laksana rumah tangga (PRLT).Moratorium dilakukan, karena Pemerintah Yordania tidak dapat memberikan jaminan perlindungan bagi TKI, khususnya yang bekerja pada sektor PLRT.Selain itu, gaji TKI PLRT yang diberikan para pengguna jasa di Yordania juga tidak tergolong tinggi, yakni setiap bulan antara US$100-US$150.Menurut Deputi Bidang Perlindungan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BN2TKI) Lisna Y. Poeloengan, kepulangan TKI itu, karena habis masa kontraknya dan untuk pekerja ilegal yang bekerja saat status moratorium.”Mereka sebelumnya ditampung selama beberapa bulan di shelter KBRI Amman,” ujarnya, Jumat, 11 Mei 2012.Menurut data KBRI Amman, saat ini masih ada sekitar 300 orang TKI PLRT yang ditampung di shelter itu.Dia memaparkan TKI yang dipulangkan itu terdiri dari 17 orang yang habis masa kontrak kerjanya dan 14 orang yang menjadi pekerja ilegal saat status masih moratorium.Dia menambahkan setibanya di Bandara Soekarno Hatta, TKI itu di data terlebih dahulu sebelum dipulangkan ke daerah asal mereka.Sebanyak 31 TKI itu terdiri dari 21 orang asal Jawa Barat, 6 orang dari Banten, dan 1 orang dari Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, serta Sulawesi Selatan.”Untuk biaya pemulangan TKI dari Yordania itu dari Bandara Soekarno Hatta hingga ke daerah asal ditanggung oleh BNP2TKI,” ungkapnya. (spr)

 

 

+ JANGAN LEWATKAN:

10 ARTIKEL PILIHAN Hari Ini

5 Kanal TERPOPULER Bisnis.com

Ini 10 Artikel MOST READ Setahun Terakhir


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Kahfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top