Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

JELANG HARI RAYA: Arus mudik diproyeksi kian padat

BANDUNG: Kementerian Perhubungan memprediksi arus mudik-balik lebaran 2012 akan mengalami kepadatan dibanding tahun lalu. Hal ini dipicu jumlah sepeda motor dan mobil pribadi yang diprediksi naik.Kasubdit Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan Ahmadi
News Editor
News Editor - Bisnis.com 10 Mei 2012  |  14:22 WIB

BANDUNG: Kementerian Perhubungan memprediksi arus mudik-balik lebaran 2012 akan mengalami kepadatan dibanding tahun lalu. Hal ini dipicu jumlah sepeda motor dan mobil pribadi yang diprediksi naik.Kasubdit Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan Ahmadi Z.B. mengatakan pihaknya memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada H-3 dan H-2.“Cuti bersama akan diberlakukan pada Jumat 23 Agustus, dekat dengan hari libur lebaran,” katanya saat mengikuti Rapat Kordinasi Pembahasan Masalah Lalu Lintas dan Hasil Survei Terpadu Jalur Lebaran 2012 di Bandung, hari ini.Kementerian memprediksi jumlah kendaraan akan meningkat dibanding tahun lalu. Untuk sepeda motor, diprediksi akan meningkat menjadi 2,51 juta atau 11,47% dibanding 2011 yang berjumlah kurang lebih 2,37 juta. “Sedangkan mobil pribadi diprediksi meningkat 5,60% dari 1,52 juta tahun lalu menjadi 1,605 juta,” katanya.Jumlah ini menurutnya memungkinkan kembali terjadinya kemacetan di beberapa ruas arus mudik. Angka kendaraan bermotor menurutnya akan berhadapan dengan sejumlah permasalahan lapangan. Pasar tumpah di ruas jalan utama Jawa Barat dan Jawa Tengah misalnya yang tercatat masih tinggi.“Terdapat 88 pasar tumpah di ruas jalan utama, yang diantaranya berpotensi menimbulkan kemacetan,” katanya.Selain itu ada titik lokasi sumbangan pembangunan tempat ibadah yang menggunakan badan jalan sehingga laju kendaraan bisa terhambat.Pembangunan prasarana yang pada masa lebaran belum dapat selesai pun menurutnya bisa menyebabkan kemacetan, seperti pembangunan by-pass Lampung, pembangunan fly over Kalibanteng di Pantura, sampai pembangunan break water dan dermaga pada lintas penyeberangan Merak-Bakauheni. (k57/arh)

 

 

 + JANGAN LEWATKAN:

> 10 ARTIKEL PILIHAN Hari Ini

> 5 Kanal TERPOPULER Bisnis.com

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : JIBI

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top