Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KEJAHATAN CYBER: RI-Jepang bahas cyber crime

 
Erly Rusiawati
Erly Rusiawati - Bisnis.com 07 Mei 2012  |  19:59 WIB

 

 

JAKARTA: Kementerian Komunikasi dan Informatika telah menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/ MoU) bersama Kementerian ICT Jepang untuk membahas kejahatan cyber lintas negara.

 

Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring mengatakan lewat kerjasama itu, Indonesia dan Jepang dapat belajar mengetahui asal peretasan sekaligus cara mengatasi serangan dari seluruh negara.

 

"Ini memang masih awal, detail kerjasamanya baru akan kami rancang kemudian," katanya usai konferensi Journal Radio Asia bertajuk Connect Me to the World, Senin, 7 Mei 2012.

 

Saban hari, situs-situs web dan server Internet di Indonesia mendapat serangan cyber 1,5 juta kali. Jepang merupakan negara dengan jumlah retasan terbesar di dunia. Negara tersebut memiliki Japan CERT, organisasi pemerintah yang mengawasi Internet dengan lebih dari 700 sensor tersebar di seluruh penjuru Jepang. Pada 2009, jumlah situs web dan server Internet di Jepang yang diretas telah mencapai 2 juta kali.

 

Beberapa waktu lalu, Kepala Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Gatot S Dewa Broto mengatakan serangan hacker setiap tahun meningkat signifikan. Pertumbuhan serangan berbanding lurus dengan pertumbuhan pengguna Internet.

 

"Di tahun lalu rata-rata 1,25 juta kali serangan per hari. Bahkan, tahun lalu situs Kominfo jebol hingga tiga kali," katanya.

 

Menurut Gatot, kebanyakan serangan hacker berasal dari alamat Internet protokol Amerika Serikat, Rusia, China dan sebagian kecil negara-negara di Eropa. Sebagian besar peretas adalah individu.(msb)

 

>>BACA JUGA

Revisi target pembiayaan rumah belum lengkap


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Gloria Natalia Dolorosa

Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top