SAN FRANCISCO: Hewlett-Packard Co berencana merilis sistem operasi mobile WebOS sebagai piranti lunak open-source pada September mendatang.HP berupaya menghidupkan kembali minat akan WebOS sebagai alternatif platform mobile dari Google, Apple Inc, dan Microsoft Corp. Cara ini dilakukan menyusul lesunya penjualan produk WebOS, termasuk smartphone Palm Pre dan komputer tablet TouchPad.Pada Agustus 2011, perusahaan yang berbasis di Palo Alto, California itu menghentikan produksi perangkat tersebut.Perusahaan pada Desember menyatakan akan mengubah WebOS menjadi proyek open-source. Artinya, programmer luar bebas bermain-main dengan kode itu dan menggunakannya di ponsel pintar, tablet, dan perangkat lain milik mereka sendiri. HP memperoleh WebOS dari akuisisi Palm Inc pada 2010 senilai US$1,2 miliar.Chief Executive Officer HP Meg Whitman mengatakan dia mempertimbangkan beberapa pilihan bagi WebOS, antara lain menjalin kemitraan atau menjual kekayaan intelektual itu. Sekarang dengan open-source, Hewlett-Packard dapat mendukung piranti lunak membangun perangkat WebOS lagi.Menurut Whitman, perusahaan berencana merilis perangkat keras berbasis WebOS baru pada 2013. Namun, perusahaan tidak berencana merilis smartphone lagi menggunakan piranti lunak tersebut.Sam Greenblatt, chief technology officer for advanced technology Hewlett-Packard, mengatakan perusahaan lain pun bisa menanamkan WebOS dalam produk yang bukan perangkat komputasi konvensional.Piranti lunak yang dibangun di inti sistem operasi Linux itu dapat digunakan pada televisi, in-car navigation, dan sistem hiburan. "Setiap perangkat keras yang menggunakan Linux adalah kandidat," kata Greenblatt. (tw)
PERANTI LUNAK: HP akan rilis WebOS Open-Source
SAN FRANCISCO: Hewlett-Packard Co berencana merilis sistem operasi mobile WebOS sebagai piranti lunak open-source pada September mendatang.HP berupaya menghidupkan kembali minat akan WebOS sebagai alternatif platform mobile dari Google, Apple Inc, dan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Penulis : Erly Rusiawati
Editor : Nadya Kurnia
Topik
Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.
Artikel Terkait
Berita Lainnya
Berita Terbaru
Terpopuler
# Hot Topic
Rekomendasi Kami
Foto
