Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Aktivitas industri di Batam lumpuh

BATAM: Aktivitas industri perkapalan, perakitan elektronik, dan fabrikasi di seluruh kawasan industri di Batam lumpuh total akibat aksi mogok pekerja yang masih berlangsung hingga memasuki hari ketiga.Informasi yang dihimpun Bisnis menyebutkan sebanyak
News Editor
News Editor - Bisnis.com 25 November 2011  |  11:49 WIB

BATAM: Aktivitas industri perkapalan, perakitan elektronik, dan fabrikasi di seluruh kawasan industri di Batam lumpuh total akibat aksi mogok pekerja yang masih berlangsung hingga memasuki hari ketiga.Informasi yang dihimpun Bisnis menyebutkan sebanyak 1.500 perusahaan asing yang beroperasi di 25 kawasan industri memutuskan untuk berhenti beroperasi sejak hari rabu hingga Jumat ini.Total kerugian ditaksir mencapai US$1 miliar karena produksi yang terhenti selama tiga hari ini, belum termasuk sektor jasa perdagangan yang juga menutup tokonya di daerah Batam Centre dan kawasan perdagangan Nagoya.Pada aksi mogok hari pertama (23/11), beberapa perusahaan masih ada yang beroperasi dan tidak terganggu dengan seruan serikat buruh. Namun  pada hari kedua dan ketiga perusahaan tak kuasa untuk melanjutkan operasi pabrik dan memutuskan untuk meliburkan seluruh karyawannya.Akibat unjuk rasa yang berakhir bentrok dan anarkis pada aksi hari kedua kemarin, suasana di kawasan industri semakin mencekam. Kawasan industri Batamindo-- kawasan industri terbesar di Batam menutup rapat gerbang kawasannya dan yampak dijaga ketat oleh satuan TNI AD.Tidak terlihat satupun aktifitas pabrik dan lalu lalang kendaraan di dalam kawasan. Begitu juga dengan KI Tunas, Citra Buana I dan II, Sarana Industrial Point, Executive Industrial Park, KI Kara, Puri, yang berada di Batam Centre terpaksa menghentikan operasinya.KI Panbil yang tetap buka nyaris bentrok dengan buruh yang melakukan penyisiran terhadap pabrik yang masih beroperasi.Kawasan industri perkapalan di Tanjung Uncang tempat operasi 65 perusahaan galangan kapal juga berhenti beroperasi. Sekitar 100.000 buruh di kawasan itu terpaksa meliburkan diri atas himbauan serikat pekerja.Hal yang sama terjadi di daerah Batu Ampar. PT McDermott Indonesia yang mempekerjakan 50.000 pekerja menghentikan aktivitasnya sejak dua hari lalu termasuk puluhan perusahaan fabrikasi lain yang berada di kawasan tersebut seperti PT Profab dan lainnya.Di kawasan perdagangan Nagoya, sebagian besar pertokoan memilih menutup tokonya untuk mengantisipasi situasi yang tak terkendali. Beberapa bank besar seperti PaninBank dan CIMB Niaga tutup.Hingga berita ini diturunkan, tidak tampak konsentrasi massa buruh di depan gedung Pemko Batam. Namun informasi yang berkembang, aksi lanjutan akan dimulai setelah shalat Jumat. (sus/bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Suyono Saputra

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top