Baznas bangun rumah sehat di Sidoarjo

SIDOARJO: Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan rumah sehat senilai Rp3,2 miliar atas prakarsa Badan Amil Zakat Nasional bersama Perusahaan Gas Negara (PGN) dan yayasan Al Chusnaini milik
News Editor
News Editor - Bisnis.com 21 September 2011  |  19:34 WIB

SIDOARJO: Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan rumah sehat senilai Rp3,2 miliar atas prakarsa Badan Amil Zakat Nasional bersama Perusahaan Gas Negara (PGN) dan yayasan Al Chusnaini milik KH Abdi Manaf, Sidoarjo."Saya berarap  pembangunan rumah sehat ini bisa memberikan kontribusi positif bagi kaum dhuafa yang ada di kawasan Sidoarjo," katanya  Wagub seusai melakukan peletakan batu pertama rumah sehat di Dusun Pasegan Kulon, Desa Kloposepuluh, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo hari ini.Menurut dia selain bisa memberikan bantuan kesehatan bagi kaum dhuafa, keberadaan rumah sehat ini bisa membantu program pemerintah dalam hal kesehatan.  Kepala Bidang Program Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Laksda TNI (Purn) Hussein Ibrahim, mengatakan, pembangunan rumah sehat ini merupakan pembangunan yang ketiga setelah Jakarta dan Bandung.Setelah di Sidoarjo, lanjut dia,  Baznas  berencama mendirikan rumah sehat di Makassar untuk membantu warga ynang kurang mampu. Konsep bangunan rumah sehat ini rencananya akan memiliki bangunan dua lantai dengan luas tanah sekitar 1.500 meter.Rumah sehat ini menyediakan pelayanan pencegahan penyakit hingga pemulihan kesehatan yang terbagi dalam dua jenis pelayanan.

"Pertama, pelayanan luar ruangan seperti pondok sehat terpadu, masyarakat tanggap bencana, program komunitas sehat, program ukhuwah kesehatan serta program anak sekolah sehat. Kedua layanan dalam ruangan, meliputi layanan dokter umum, unit gawat darurat, poliklinik gigi dan mulut, layanan dokter spesialis, konsultan psikologi serta beberapa layanan kesehatan yang lain," katanya.Sementara itu, dewan pengelola rumah sehat dari Yayasan Al Chusnaini Sulamul H.Nurmawan mengatakan  rumah sehat yang pembangunanya menelan anggaran sebesar Rp3,2 Miliar ini, tidak akan memungut biaya sepeserpun dari kaum dhuafa yang masuk dalam daftar tanggungan.Untuk jumlah kaum Dhuafa yang akan menjadi tanggungan dan mendapatkan layanan kesehatan di rumah sehat ini, pihak Yayasan bersama BAZNAS dan PGN, rencananya mendaftar sekitar 30.000 dhuafa dari wilayah Sidoarjo dan sekitarnya. “Kami akan melakukan survei lapangan, bekerja sama dengan pengurus takmir Masjid di seluruh Sidoarjo untuk mendata kaum papa tersebut,” ujarnya.(api) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Dwi Wahyuni

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top