Properti diperkirakan tumbuh pesat 2011

JAKARTA: Seorang agen pemasaran properti memperkirakan propspek bisnis properti pada tahun depan akan terjadi booming, karena tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang meningkat dan investasi industri dari Eropa banyak masuk ke Indonesia.Ismet Natakarmana,
Zulkarnaini Muchtar
Zulkarnaini Muchtar - Bisnis.com 31 Desember 2010  |  08:42 WIB

JAKARTA: Seorang agen pemasaran properti memperkirakan propspek bisnis properti pada tahun depan akan terjadi booming, karena tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang meningkat dan investasi industri dari Eropa banyak masuk ke Indonesia.Ismet Natakarmana, Presdir One Property Group, agen pemasaran properti itu menilai tahun depan prospek bisnis properti akan tumbuh pesat dan lebih bagus dibandingkan dengan tahun ini, seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Saya lebih optimistis akan pertumbuhan penjualaan properti pada tahun 2011, kata Ismet, kepada Bisnis, tadi siang, di sini.Hal itu terjadi, kata Ismet, 50, karena tingkat suku bunga deposito yang rendah, sehingga pemilik uang akan memilih investasi di properti, karena harga properti terus meningkat. Selain properti, katanya, orang juga akan investasikan uang pada emas yang sekarang harganya naik.Berdasarkan perkiraan tersebut, Ismet yang piawai dalam memasarkan ruko itu, mentargetkan nilai penjualan proportinya pada 2011 bisa meningkat 100% dibandingkan tahun ini, sedangkan pertumbuhan penjualan propertinya pada tahun ini juga meningkat 100% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada tahun 2011, dia memperkirakan nilai penjualannya bisa mencapai sekitar Rp200 miliar.Peningkatan penjualan itu, katanya, terjadi karena semakin banyaknya jumlah ruko yang dipasarkannya dibandingkan dengan tahun sebelumnya, Pada tahun 2009, pihaknya baru memasarkan empat proyek, sedangkan pada 2010 memasarkan 10 proyek yang berhasil menjual sekitar 600 unit. Jumlah yang terjual itu diperkirakan mencapai 70% dari properti yang dipasarkannya. Saya bekerja sebagai agen pemasaran properti yang mendapatkan komisi dari developer, kata Ismet. (bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top