Krakatau Industrial garap hotel senilai Rp60 miliar

CILEGON: PT.Krakatau Industrial Estate Cilegon, yang merupakan anak perusahaan PT. Krakatau Steel Tbk, memulai pembangunan hotel lima lantai di kawasan industri Cilegon dengan nilai investasi awal sebesar Rp60 miliar
Fatkhul-nonaktif
Fatkhul-nonaktif - Bisnis.com 20 Desember 2010  |  13:35 WIB

CILEGON: PT.Krakatau Industrial Estate Cilegon, yang merupakan anak perusahaan PT. Krakatau Steel Tbk, memulai pembangunan hotel lima lantai di kawasan industri Cilegon dengan nilai investasi awal sebesar Rp60 miliar

Iwandono, Managing Director PT.Krakatau Industrial Estate Cilegon menyatakan hotel ini merupakan pengembangan dari hotel Permata Krakatau yang saat ini terdiri dari 92 unit cottage dan kamar. Nantinya hotel lima lantai ini akan dikembangkan dalam dua tahap.

Pada tahap pertama akan dibangun 77 unit kamar hotel yang dilengkapi dengan fasilitas restoran, meeting room, karaoke keluarga, dan spa. Pembangunannya sendiri sudah dimulai dengan target operasional pada 2012. Adapun pembangunan tahap kedua akan dimulai pada 2013 dengan target menambah 142 unit kamar.

Investasi untuk pembangunan tahap awal nilainya sekitar Rp60 miliar dengan sumber dana berasal dari kas internal perusahaan dan pinjaman dari bank khususnya PT Bank BNI Tbk. Kami juga baru saja menandatangani perjanjian dengan pihak kontraktor Krakatau Engineering, pembangunan tahap awalnya dimulai hari ini," ujarnya pada konferensi pers Grounbreaking Hotel Permata, hari ini.

Target market dari hotel ini, ujarnya, menyasar pada kalangan pebisnis yang banyak melakukan aktivitas bisnis di kawasan industri Cilegon dan tidak terbatas hanya untuk pegawai Krakatau Steel saja.

Selama ini dengan kapasitas yang ada dan masih terbatas, pihak hotel seringkali menolak tamu karena semua kamar terisi penuh khususnya di hari kerja.

Pihaknya juga melihat terbukanya kesempatan yang cukup besar dikarenakan adanya joint venture antara Krakatau Steel dengan perusahaan baja asal Korea Pohang Iron and Steel Corporation (Posco) dalam mendirikan pabrik yang mengakibatkan banyaknya pengusaha Korea yang berkunjung ke Cilegon.

Para pebisnis ini membutuhkan tempat tinggal yang berkualitas dengan akomodasi dan fasilitas yang dapat menunjang kenyamanan mereka selama berbisnis di kota ini.

Melihat kesempatan yang masih terbuka luas ini, pihak hotel kemudian berinisiatif untuk mengembangkan dan menambah unit kamar dengan pembangunan hotel berlantai lima yang memiliki luas bangunan 6500 m2 dengan view padang golf.

Dia mengharapkan pengembangan hotel ini nantinya akan membuat Cilegon semakin berkembang dan menjadi pilihan yang tepat bagi investor untuk menanamkan modal serta meningkatkan jumlah wisatawan yang datang.

Apalagi selama ini pihaknya mengklaim melalui hotel ini telah memberikan sumbangan yang besar bagi penerimaan pendapatan asli daerah berupa pemasukan pajak.

Pada tahun lalu pembayaran pajaknya sebesar Rp1,54 miliar, sementara untuk tahun ini sampai dengan bulan November, pajak yang dibayarkan telah mencapai Rp1,981 miliar. Hotel ini juga menciptakan lapangan kerja sekaligus memberikan nilai tambah bagi kota Cilegon.

Hotel Permata Krakatau merupakan salah satu unit bisnis PT. Karakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC). Hotel ini berdiri pada tahun 1972 dan pada awalnya merupakan wisma tamu Krakatau Steel. Tahun 1996 pengelolaannya diambil oleh KIEC dan sampai saat ini memiliki 92 unit cottage dan kamar yang dilengkapi berbagai fasilitas seperti kolam renang, lapangan golf, convention hall, coffee shop, dan lainnya. (gak)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top