Inggris lumpuh oleh salju

LONDON: Beberapa hari ini Inggris mengalami hujan salju yang membuat transportasi negara itu terhambat, penerbangan di berbagai bandara serta perjalanan kereta api dibatalkan.Bahkan beberapa sekolah terpaksa meliburkan murid-muridnya. Mahasiswa Indonesia
News Editor
News Editor - Bisnis.com 04 Desember 2010  |  15:37 WIB

LONDON: Beberapa hari ini Inggris mengalami hujan salju yang membuat transportasi negara itu terhambat, penerbangan di berbagai bandara serta perjalanan kereta api dibatalkan.Bahkan beberapa sekolah terpaksa meliburkan murid-muridnya. Mahasiswa Indonesia juga tidak dapat ke kampus dan para pekerja pun bolos, sedang mereka yang berencana bepergian harus mengurungkan niatnya.Temperatur sepanjang Kamis di beberapa wilayah, a.l. di bagian utara Pulau Inggris, membeku sampai -14 derajat Celcius. Bila berlanjutnya hingga hari ini, ketebalan salju diperkirakan bisa mencapai 30 cm.Badan meteorologi memperkirakan temperatur bisa anjlok sampai -25C hingga -20C di beberapa wilayah Skotlandia.Kepolisian Inggris menganjurkan agar masyarakat tidak usah bepergian jika tidak diperlukan, khususnya di kawasan yang terkena hujan salju lebat, seperti Skotlandia dan beberapa kawasan di sebelah utara Inggris.Bandara Gatwick ditutup hingga Jumat karena salju turun setebal 15 cm. Bahkan di beberapa tempat di sekitar bandara Gatwick, Surrey, salju mencapai 25 cm."Kami berupaya semaksimal mungkin agar bisa kembali beroperasi," kata juru bicara bandara Gatwick.Peringatan tentang salju yang masih akan turun dikeluarkan di Skotlandia serta beberapa wilayah lain, antara lain London, Yorkshire, serta di Inggris utara maupun kawasan barat daya dan timur laut.Sementara layanan kereta api Eurostar yang menghubungkan London dan Brussel membatalkan sebagian layanannya termasuk dari London ke Paris.Menurut BBC, lebih dari 250.000 anak sekolah Skotlandia diliburkan dan beberapa di antaranya mungkin akan ditutup hingga akhir pekan ini.Diperkirakan sekitar 1.500 dari total 2.722 sekolah ditutup karena salju yang datang lebih awal tahun ini dibanding tahun sebelumnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Rezza Aji Pratama

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top