Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Menteri PANRB Godok Aturan Cuti Ayah Saat Istri Melahirkan, Ini Penjelasannya

Pemerintah kini tengah menggodok aturan memberikan hak cuti bagi suami untuk mendampingi istri yang melahirkan atau keguguran.
Ilustrasi./vhiblog
Ilustrasi./vhiblog

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah kini tengah menggodok aturan memberikan hak cuti bagi suami untuk mendampingi istri yang melahirkan atau keguguran.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas menyampaikan, aturan tersebut terus digodok melalui Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai aturan pelaksana dari Undang-undang No. 20/2023 tentang ASN.

“Cuti mendampingi istri yang melahirkan itu menjadi hak ASN pria yang diatur dan dijamin oleh negara,” dalam keterangan resminya, Rabu (13/3/2024).

Menurut Anas, hak cuti tersebut merupakan aspirasi banyak pihak. Untuk itu, pemerintah tengah meminta masukan termasuk dari stakeholder mengenai rencana tersebut.

Di sisi lain, pemerintah melihat bahwa peran ayah sangat penting dalam mendampingi istri saat melahirkan, termasuk fase-fase awal pasca persalinan.

Pemerintah selama ini hanya mengatur cuti melahirkan bagi ASN perempuan, sedangkan untuk pria, belum diatur secara khusus.

Padahal, kata dia, hak cuti ayah tersebut sudah banyak diterapkan di sejumlah negara dan perusahaan multinasional. Adapun, waktu cuti yang diberikan bervariasi, berkisar 15 hari, 30 hari, hingga 60 hari.

“Untuk waktu lama cutinya sedang dibahas bersama stakeholder terkait yang akan diatur secara teknis di PP dan Peraturan Kepala BKN,” ujarnya. 

Dia mengharapkan, hak cuti tersebut dapat membuat proses melahirkan berjalan dengan baik dan mendorong peningkatan kualitas SDM sejak dini. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper