Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

DPR Sebut Anggaran BOS Bisa Naik 600% Jika Digunakan Untuk Program Makan Siang Gratis

Pemerintah harus menaikan dana Bantuan Operasional Siswa (BOS) dari APBN sebesar 600 persen agar bisa dimanfaatkan untuk makan siang dan susu gratis.
Petugas kantin tengah menyiapkan makan siang gratis bagi anak sekolah SMPN 2 Curug, Tangerang, Kamis (29/2/2024). JIBI/Annasa Rizki Kamalina
Petugas kantin tengah menyiapkan makan siang gratis bagi anak sekolah SMPN 2 Curug, Tangerang, Kamis (29/2/2024). JIBI/Annasa Rizki Kamalina

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah harus menaikan dana Bantuan Operasional Siswa (BOS) dari APBN sebesar 600% agar bisa dimanfaatkan untuk makan siang dan susu gratis sesuai program Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Ketua Komisi X DPR, Syaiful Huda mengaku khawatir program makan siang dan susu gratis untuk anak sekolah dasar itu akan diimplementasikan secara serampangan tanpa melihat kapasitas anggaran negara.

Maka dari itu, menurut Syaiful, diperlukan kajian mendalam dan berkelanjutan untuk menerapkan program makan siang dan susu gratis agar keuangan negara tidak habis hanya untuk makan siang dan susu gratis.

"Wacana anggaran makan gratis akan diambil dari dana BOS itu layak dipertanyakan karena jelas tidak mungkin besaran dana BOS existing dari APBN yang saat ini berkisar Rp51 triliunan harus dialihkan untuk program yang butuh anggaran lebih dari Rp450 triliun,” tuturnya di Jakarta, Senin (9/3/2024).

Dia menjelaskan bahwa total anggaran dana BOS setiap tahunnya hanya berkisar Rp51 triliun dengan rincian dana BOS reguler, BOS afirmasi dan BOS Paud. 

Menurutnya, dana BOS tersebut masih kurang banyak jika harus digunakan untuk menutup program makan siang dan susu gratis yang diprediksi mencapai Rp450 triliun.

 “Selama ini dana BOS diperuntukkan membantu belanja operasional 217.000 sekolah di seluruh Indonesia. Kalau dari besaran kebutuhan program makan siang gratis pasti tidak mungkin jika diambil dari dana program BOS. Makanya saya tidak paham maksud dari Pak Menko Perekonomian,” katanya.

Politisi Fraksi PKB itu juga mengingatkan pemerintah bahwa Bank Dunia sudah memberikan peringatan agar Indonesia berhati-hati terkait dengan ambang batas defisit anggaran bila merealisasikan program tersebut. 

 "Jangan sampai program ini malah memicu penyimpangan yang merugikan rakyat,” ujar Huda.

Dia juga menjelaskan bahwa dana BOS 2023 untuk tingkat sekolah dasar hanya berkisar Rp900.000 per siswa, sedangkan untuk makan siang gratis yang dianggarkan Rp15.000 per siswa. 

Jika dihitung kebutuhan tersebut selama 30 hari selama setahun, maka dana yang dibutuhkan sekitar Rp5.475.000 per orang.

“Maka jika Dana BOS digunakan untuk makan siang gratis maka sudah pasti alokasi anggarannya harus ditingkatkan hingga 600 persen,” tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pembiayaan program makan siang gratis bakal bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah atau (BOS). 

Adapun dana BOS tersebut berasal dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Pernyataan ini disampaikannya saat melakukan simulasi makan siang gratis di SMP Negeri Curug, Kabupaten Tanggerang, Kamis (29/2/2023).


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper