Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Viral, Caleg PAN di Bondowoso Rela Jual Ginjal untuk Biaya Kampanye

Viral di media sosial seorang Caleg PAN asal Bondowoso, Erfin Dewi Sudanto, rela menjual salah satu ginjalnya demi bisa kampanye.
Pengendara melintasi baliho calon anggota legislatif dan partai politik di Jakarta, Senin (8/1/2024). Memasuki masa kampanye penggunaan baliho atau spanduk sebagai alat peraga kampanye (APK) mulai memenuhi sudut-sudut ibu kota. Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Pengendara melintasi baliho calon anggota legislatif dan partai politik di Jakarta, Senin (8/1/2024). Memasuki masa kampanye penggunaan baliho atau spanduk sebagai alat peraga kampanye (APK) mulai memenuhi sudut-sudut ibu kota. Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - Viral di media sosial seorang Caleg PAN asal Bondowoso, Erfin Dewi Sudanto, rela menjual salah satu ginjalnya demi bisa kampanye.

Dilansir dari video yang viral, Erfin yang saat ini berusia 46 tahun menjadi perbincangan lantaran nekat melakukan hal di luar nalar, hanya demi memuluskan langkahnya di pemilihan legislatif pemilu 2024.

Erfin nekat menjual salah satu ginjalnya agar di bisa menggunakan uangnya untuk mendanani tim kampanyenya dalam rangka maju Caleg 2024.

Demi menunjukkan keseriusannya, Erfin bahkan membuat surat pernyataan bahwa dirinya memang bersedia menjual ginjalnya.

Surat pernyataan tersebut bahkan telah dibubuhi dengan tanda tangan dan materai.

Warga Desa Bataan, Tenggarang, Bondowoso ini merupakan caleg asal Partai Amanat Nasional (PAN) maju dengan nomor 9. Erfin maju sebagai caleg di Dapil I Bondowoso (Kecamatan Kota, Tenggarang, dan Wonosari). 

Erfin mengatakan bahwa dirinya nekat melakukan hal tersebut lantaran tidak memiliki cukup dana untuk membiayani kampanyenya.

Dari video yang viral, Erfin mengatakan bahwa untuk mengamankan satu kursi DPRD Bondowoso dibutuhkan minimal biaya Rp300 juta.

Dana itu mencakup pembuatan alat peraga kampanye berupa spanduk, baliho, poster, dan sejenisnya hingga penggalangan suara.

Meski demikian, ia hanya memiliki dana terbatas. Sementara dalam memuluskan langkah politiknya, membutuhkan biaya tidak sedikit. Efrin berpendapat, tindakannya merupakan manifestasi dari tekadnya mengabdi kepada masyarakat. 

Melansir dari RRI, Erwin selama ini hanya menggunakan uang tabungannya untuk membuat spanduk.

Saat ini dia menawarkan menjual ginjalnya dengan cara door to door kepada warga yang ditemui. Selain itu, Erfin juga memanfaatkan pesan singkat untuk menawarkan salah satu ginjalnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper