Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Trump Didakwa Berkonspirasi untuk Menipu AS

Donald Trump menghadiri sidang pada Kamis (3/8/2023) atas dakwaan terhadap upayanya membatalkan hasil Pilpres AS tahun 2020.
Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang didakwa terkait dengan upaya untuk membatalkan kekalahannya dalam Pilpres AS 2020, menghadap wartawan ketika meninggalkan Washington di Bandara Nasional Reagan Washington di dekat Arlington, Virginia, AS, 3 Agustus 2023/REUTERS
Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang didakwa terkait dengan upaya untuk membatalkan kekalahannya dalam Pilpres AS 2020, menghadap wartawan ketika meninggalkan Washington di Bandara Nasional Reagan Washington di dekat Arlington, Virginia, AS, 3 Agustus 2023/REUTERS

Konspirasi untuk Menipu AS

Smith, mantan jaksa penuntut kejahatan perang di Den Haag, mengungkap dakwaan Trump setebal 45 halaman yang menuduhnya melakukan konspirasi untuk menipu AS dan berusaha mencabut hak pemilih Amerika, dengan klaim palsu Trump bahwa dia memenangkan Pilpres AS pada November 2020.

"Tujuan konspirasi itu adalah untuk membatalkan hasil sah Pilpres 2020 dengan menggunakan klaim penipuan pemilu yang sengaja dibuat-buat," kata dakwaan tersebut.

Smith mengaitkan tindakan Trump tersebut dengan serangan di Capitol, yang disebutnya sebagai "serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam demokrasi Amerika."

"Itu dipicu oleh kebohongan," kata Smith.

Trump sudah dijadwalkan untuk diadili di Florida pada Mei tahun depan, dengan tuduhan bahwa dirinya membawa dokumen rahasia pemerintah ke perkebunan Mar-A-Lago miliknya di Florida dan menolak untuk mengembalikannya.

Mantan presiden yang menghadapi dua kali upaya pemakzulan itu juga menghadapi dakwaan pidana di New York karena diduga membayar uang suap menjelang pemilu kepada seorang bintang film dewasa.

Trump sendiri mengaku tidak bersalah atas kedua kasus tersebut.

Halaman
  1. 1
  2. 2
  3. 3

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Nancy Junita
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper