Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Novita Brazil Tewas, WNI di Texas AS Korban Salah Tembak

Novita Brazil, seorang warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban salah tembak di Kota Texas, Amerika Serikat.
Novita Brazil, seorang warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban salah tembak di Kota Texas, Amerika Serikat. Novita pun dilaporkan tewas. JIBI/Bisnis-Nancy Junita
Novita Brazil, seorang warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban salah tembak di Kota Texas, Amerika Serikat. Novita pun dilaporkan tewas. JIBI/Bisnis-Nancy Junita

Bisnis.com, JAKARTA – Novita Brazil, seorang warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban salah tembak di Kota Texas, Amerika Serikat. Novita pun dilaporkan tewas.

Dilansir dari the-sun.com, Minggu (9/10/2022), pelaku penembakan merupakan anak di bawah umur. Kepolisian setempat setidaknya menahan lima remaja atas peristiwa tembakan salah sasaran tersebut.

"Saya tak berpikir mereka menunjukkan penyesalan, apa pun," ungkap Sheriff Bexar County Javier Salazar.

Mereka diyakini menembak ke arah rumah yang salah di wilayah Texas pada Selasa (4/10/2022) pukul 12.30 waktu setempat. Selain Novita, seorang wanita 41 tahun juga terkena tembakan. Luka tembak disebut tak mengancam nyawa.

Dua remaja yang diduga bertanggung jawab, berusia 14 dan 15 tahun, tertangkap setelah dilakukan pengejaran selama 10 mil oleh polisi. Polisi telah menangkap tiga remaja lainnya yang diyakini juga terlibat dalam peristiwa tragis tersebut, berusia 17, 15, dan 14 tahun. Lalu, dua orang remaja lainnya juga dilaporkan ditangkap setelah kejadian.

Mereka didakwa atas perilaku berbahaya menggunakan senjata api. Polisi mengatakan, mereka meninggalkan setidaknya 100 selongsong peluru di tempat kejadian perkara.

Hasil penyelidikan menemukan bahwa mereka telah menembaki beberapa rumah, yang menyebabkan kerusakan properti yang cukup besar. Salazar mengatakan, para pelaku melakukan penembakan sambil berkendara dengan mobil.

"Mereka menabrak rumah yang salah dan sepertinya seorang wanita berusia 25 tahun [Novita] kehilangan nyawanya," jelas Salazar.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper