Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Update Covid-19 25 September: Kasus Positif 1.411, Sembuh 2.569

Kasus baru Covid-19 mencapai 1.411 kasus baru Covid-19 pada hari ini, Minggu, (25/9/2022).
Tenaga medis berkomunikasi menggunakan walkie-talkie saat merawat pasien positif Covid-19 di ruang isolasi Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta, Rabu (13/5/2020)./Antararnrn
Tenaga medis berkomunikasi menggunakan walkie-talkie saat merawat pasien positif Covid-19 di ruang isolasi Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta, Rabu (13/5/2020)./Antararnrn

Bisnis.com, JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyampaikan ada pertambahan 1.411 kasus baru Covid-19 pada hari ini, Minggu, (25/9/2022). Dengan tambahan tersebut, total kasus positif di Indonesia telah mencapai 6.422.529 kasus.

Di samping itu, Satgas mencatat terdapat 2.569 kasus sembuh, sehingga total kasus sembuh mencapai 6.243.707.

Pada saat yang sama, tercatat ada penambahan sebanyak 16 pasien Covid-19 yang meninggal dunia, sehingga totalnya menjadi 158.014 orang.

Kemudian, kasus aktif menurun 1.174 sehingga kumulatifnya menjadi 20.808 kasus dan 2.052 orang kini berstatus suspek.

Satgas juga melaporkan capaian vaksinasi Covid-19. Vaksin dosis 1 diberikan 204.476.203 orang. Lalu, dosis 2 diberikan kepada 171.077.825 orang.

Kemudian, pada hari ini juga, vaksin booster diberikan kepada 63.178.098 orang dan booster kedua kepada 591.690 tenaga kesehatan. 

Jangan Lengah

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Mohammad Syahril mengingatkan bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir, meski Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pada pekan lalu mengatakan bahwa akhir pandemi telah di depan mata.

"Tanggal 14 September yang lalu Sekjen WHO mengumumkan tanda-tanda pandemi ini sudah di depan mata, tapi beliau mengingatkan, bukan semata-mata berakhir, tapi tanda-tanda itu harus dijemput," kata dia.

WHO mengingatkan agar setiap negara menyelesaikan vaksinasi untuk lansia dan tenaga kesehatan. Selain itu, testing dan sequencing juga harus digiatkan agar dapat mendeteksi varian baru.

Selain itu, sistem kesehatan juga harus dipersiapkan agar dapat melakukan pencegahan, pengendalian, dan menghadapi lonjakan kasus.

Terakhir, WHO juga menyarankan agar penyampaian informasi tentang pandemi harus jelas, yakni setiap orang masih bisa tertular dan masih ada kemungkinan muncul varian baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Edi Suwiknyo
Editor : Edi Suwiknyo
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper