Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengacara Sebut Gubernur Papua Lukas Enembe ke Kasino untuk Bermain

Pengacara mengakui Gubernur Papua Lukas Enembe pergi ke kasino hanya untuk bermain.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 21 September 2022  |  18:37 WIB
Pengacara Sebut Gubernur Papua Lukas Enembe ke Kasino untuk Bermain
Juru Bicara Gubernur Papua Muhammad Rifai Darus bersama tim kuasa hukum Gubernur Papua Lukas Enembe saat memberikan keterangan pers di Kota Jayapura, Papua, Senin (12/9/2022). - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe, Aloysius Renwarin mengakui kliennya pergi ke kasino hanya untuk bermain. Dia pun mengklaim kliennya tidak menghabiskan miliaran rupiah sebagaimana laporan PPATK.

Diketahui, PPATK menyebut ada transfer hingga ratusan miliar dari sejumlah rekening Lukas ke kasino.

"Pak Lukas itu ke kasino, dia pergi berlibur dan memang apa, main, tapi bukan jumlah sefantastis sekian miliar," kata Aloysius kepada wartawan, Rabu (21/9/2022)

Lukas, katanya, hanya bermain-main di kasino. Dia mengibaratkan kepergian Lukas ke kasino, layaknya bermain gim.

"Itu kan pergi main kasino, main-main seperti kita main gim gitu," ujar Aloysius.

Sebelumnya, PPATK memblokir rekening Lukas Enembe senilai Rp71 miliar. 

Lukas Enembe telah berstatus sebagai tersangka kasus korupsi di KPK.

"Terakhir PPATK sudah melakukan pembekuan transaksi di 11 penyedia jasa keuangan ada asuransi ada bank dan kemudia nilai transaksi di pembekuan itu Rp71 miliar lebih," kata Ketua PPATK Ivan Yustiavandana, Senin (19/9/2022).

PPATK juga menemukan transaksi perjudian berupa setoran tunai. Nilai mencapai jutaan dollar Amerika Serikat. Apabila dirupiahkan setoran tunai Lukas ke kasino judi itu mencapai Rp560 miliar

"Salah satu hasil analisis itu adalah terkait dengan transaksi setoran tunai yang bersangkutan di kasino judi senilai US$55 juta, atau Rp 560 miliar itu setoran tunai dalam periode tertentu," kata dia.

Selain itu, ada pula transaksi setoran tunai Lukas berupa pembelian perhiasan jam tangan senilai US$55 ribu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Lukas Enembe papua ppatk KPK
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top