Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AS Perketat Impor Produk Semikonduktor ke China

Pemerintah Amerika Serikat (AS) akan memperluas pembatasan pengiriman semikonduktor AS ke China mulai bulan depan.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 12 September 2022  |  08:33 WIB
AS Perketat Impor Produk Semikonduktor ke China
Chip semikonduktor buatan SK Hynix. - Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah Amerika Serikat (AS) akan memperluas pembatasan pengiriman semikonduktor AS ke China mulai bulan depan khusus yang digunakan untuk kecerdasan buatan dan alat pembuatan chip, menurut sejumlah sumber.

Departemen Perdagangan AS dilaporkan akan menerbitkan peraturan baru berdasarkan pembatasan yang telah dikomunikasikan dalam surat pada awal tahun ini kepada tiga perusahaan AS yakni, KLA Corp, Lam Research Corp, dan Applied Materials Inc, menurut sumber yang berbicara dengan syarat anonim. Rencana aturan baru itu belum dilaporkan sebelumnya.

Dokumen itu, yang diakui secara publik oleh perusahaan, melarang mereka mengekspor peralatan pembuat chip ke pabrik-pabrik China yang memproduksi semikonduktor canggih dengan proses sub-14 nanometer, kecuali penjual memperoleh lisensi Departemen Perdagangan.

Pembatasan Produk

Aturan tersebut juga akan mengatur pembatasan produk yang dikirim ke Nvidia Corp dan Advanced Micro Devices bulan lalu setelah Departemen Perdagangan menginstruksikan mereka untuk menghentikan pengiriman beberapa chip komputasi kecerdasan buatan ke China kecuali mereka mendapatkan lisensi.

Beberapa sumber mengatakan peraturan itu kemungkinan akan mencakup tindakan tambahan terhadap China. Pembatasan juga dapat diubah dan aturan diterbitkan lebih lambat dari perkiraan seperti dikutip ChannelNewsAsia.com, Senin (12/9/2022).

Apa yang disebut dengan surat "diinformasikan" memungkinkan Departemen Perdagangan untuk melewati proses pembuatan aturan yang panjang untuk menerapkan kontrol dengan cepat, tetapi surat itu hanya berlaku untuk perusahaan yang menerimanya saja.

Mengubah surat menjadi aturan akan memperluas jangkauan dan dapat membuat perusahaan AS lainnya yang memproduksi teknologi serupa terkena pembatasan. Peraturan tersebut berpotensi berlaku untuk perusahaan yang mencoba menantang dominasi Nvidia dan AMD dalam chip kecerdasan buatan.

Intel Corp dan perusahaan rintisan seperti Cerebras Systems menargetkan pasar komputasi canggih yang sama. Intel menyatakan sedang memantau situasi dengan cermat, sementara Cerebras menolak berkomentar.

Satu sumber mengatakan aturan itu juga dapat memberlakukan persyaratan lisensi pada pengiriman produk yang mengandung chip yang ditujukan ke China. Dell Technologies, Hewlett Packard Enterprise dan Super Micro Computer membuat server pusat data yang berisi chip A100 Nvidia.

Dell dan HPE menyatakan mereka sedang memantau situasi, sementara Super Micro Computer tidak menanggapi permintaan komentar.

Seorang pejabat senior Departemen Perdagangan menolak untuk mengomentari tindakan yang akan diambil, tetapi mengatakan: "Sebagai aturan umum, kami akan mengkodifikasi pembatasan apa pun yang ada dalam surat yang diinformasikan melalui perubahan peraturan."

Seorang juru bicara Departemen Perdagangan pada hari Jumat menolak untuk mengomentari peraturan khusus tetapi menegaskan kembali bahwa itu adalah "mengambil pendekatan komprehensif untuk menerapkan tindakan tambahan ... untuk melindungi keamanan nasional AS dan kepentingan kebijakan luar negeri," termasuk untuk mencegah China mengakuisisi teknlogi AS yang berlaku untuk modernisasi militer.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china amerika serikat chip
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top