Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rusia Mau Perkuat Kerja Sama dengan Indonesia, Ini Alasannya

Rusia menilai ada poensi besar dalam perluas kerja sama dengan Indonesia.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 14 Juli 2022  |  11:33 WIB
Rusia Mau Perkuat Kerja Sama dengan Indonesia, Ini Alasannya
Delegasi Sherpa G20 dari berbagai negara berjalan kaki menuruni bukit di Pulau Pandar, Labuan Bajo, NTT setelah melaksanakan 2nd Sherpa Meeting G20 Indonesia. Bisnis - Ni Luh Anggela
Bagikan

Bisnis.com, LABUAN BAJO - Sherpa G20 Rusia Svetlana Lukash menyampaikan pihaknya melihat ada potensi besar dalam memperluas kerja sama bilateral antara Indonesia dan Rusia di masa mendatang.

"Saya melihat potensi besar dalam memperluas kerja sama kita," kata Svetlana di Hotel Meruorah, Labuan Bajo pada Rabu (14/7/2022).

Menurutnya, Indonesia dan Rusia dapat menghasilkan banyak proyek bersama dalam bentuk maupun bidang apapun, mulai dari sektor pangan, pertanian, industri serta perluasan kerja sama digital.

Selain itu, kata dia, ada potensi mengembangkan semacam proyek transisi energi.

Sebagaimana diketahui, Rusia memiliki teknologi, energi matahari dan gas alam yang ramah lingkungan. Menurutnya, Rusia dapat mengembangkan lebih banyak kerja sama di bidang ekonomi sirkular yang juga menjadi prioritas bagi Federasi Rusia.

"Jadi, semua tentang pengelolaan limbah, efisiensi dalam pengelolaan air, dan ekonomi karbon sirkular. Itulah yang diinginkan oleh kedua negara kita saat ini. Jadi mari kita pertimbangkan proyek-proyek bilateral dalam hal ini," ujarnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya menyampaikan, ekonomi sirkular diperkirakan dapat memberikan manfaat bagi perekonomian sebesar US$4,5 triliun hingga 2030.

Pendekatan sirkular disebut dapat memberikan banyak manfaat, seperti menghasilkan tambahan PDB ekonomi sebesar Rp593 triliun - Rp638 triliun, mengurangi limbah di setiap sektor sebesar 18 hingga 52 persen dan mengurangi emisi CO2 sebesar 126 juta ton, serta penggunaan air sebesar 6,3 miliar meter kubik.

Tak hanya itu, pendekatan sirkular  juga menciptakan 4,4 juta pekerjaan kumulatif bersih dan menciptakan penghematan rumah tangga tahunan mencapai hampir 9 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Rusia kerja sama Sherpa G20
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan
Konten Premium

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top