Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Update Militer Perang Rusia Vs Ukraina: Rusia Tidak Jamin Eks Prajurit AS Lolos dari Hukuman Mati

Rusia tidak dapat menjamin bahwa mantan prajurit Amerika Serikat (AS) yang ditangkap di Ukraina lolos dari hukuman mati.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 23 Juni 2022  |  13:53 WIB
Update Militer Perang Rusia Vs Ukraina: Rusia Tidak Jamin Eks Prajurit AS Lolos dari Hukuman Mati
Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Rusia tidak dapat menjamin bahwa mantan prajurit Amerika Serikat (AS) yang ditangkap di Ukraina lolos dari hukuman mati.

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan hal itu dalam wawancara dengan televisi NBC dikutip dari TASS, Kamis (23/6/2022),

"Saya tidak bisa menjamin apa-apa. Itu tergantung pada penyelidikan," katanya ketika ditanya apakah dia bisa menjamin bahwa tawanan perang AS tidak akan menghadapi nasib yang sama seperti warga Inggris Aiden Aslin dan Shaun Pinner dan warga negara Maroko Brahim Saadoun yang sebelumnya dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan di Republik Rakyat Donetsk.

The Daily Telegraph pekan lalu melaporkan bahwa dua mantan tentara AS Alexander Drueke dan Andy Huynh ditangkap di dekat Kharkov.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan pada 16 Juni bahwa pihaknya siap untuk berkomunikasi dengan Rusia perihal warga negara AS yang mengambil bagian dalam perang Rusia vs Ukraina.

 Pada 24 Februari, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan operasi militer khusus sebagai tanggapan atas permintaan bantuan dari kepala republik Donbass.

Negara-negara Barat membalas keputusan Rusia dengan memberlakukan sanksi besar-besaran terhadap negara itu dan meningkatkan pengiriman senjata ke Kiev.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat vladimir putin hukuman mati Perang Rusia Ukraina
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top