Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pembangunan Ibu Kota Baru Libatkan 200.000 Pekerja

IKN menyatakan dalam pelaksanaan pembangunan Ibu Kota baru akan melibatkan pekerja dalam jumlah besar.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 06 Juni 2022  |  20:38 WIB
Pembangunan Ibu Kota Baru Libatkan 200.000 Pekerja
Kepala Badan Otorita Ibu Kota Nusantara Bambang Susantono memberikan keterangan usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/3/2022). - Antara/Biro Pers Setpres\\r\\n\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyatakan dalam pelaksanaan pembangunan Ibu Kota baru akan melibatkan pekerja dalam jumlah besar.

Kepala Badan Otorita IKN Bambang Susantono mengatakan untuk mengejar rencana pemindahan Ibu Kota pada 2024, maka sebanyak 200.000 pekerja akan dilibatkan untuk pembangunan IKN.

"Ada kekhususan nantinya akan ada beberapa jumlah yang cukup besar di lapangan. Diperkirakan 2023 kami akan menampung 150.000-200.000 pekerja. Kenapa sebanyak itu? karena dalam pelaksanaannya, waktunya sempit dan kita harus capai beberapa target tentunya jumlah pekerja dan jumlah material akan cukup banyak," katanya dalam Youtube Sekretariat Presiden, dikutip Senin (6/6/2022).

Bambang melanjutkan, kebutuhan besar para pekerja lapangan untuk pembangunan IKN. Menurutnya, hal ini dilakukan agar sejumlah target yang sudah ditetapkan sebelumnya bisa tercapai.

Hal tersebut, dikatakannya sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mencapai target pada 2024, maka proses perencanaan dan pelaksanaan dalam pembangunan IKN perlu lebih dimatangkan.

Penyebabnya, waktu yang dimiliki pemerintah untuk membangun IKN pada periode ini hanya memiliki waktu yang singkat.

"Kenapa sebanyak itu? Karena memang pada pelaksanaannya ini kami harus mencapai beberapa target yang jumlah pekerja dan nanti jumlah materialnya cukup banyak," katanya

Kendati demikian, Bambang tidak menjelaskan secara terperinci apakah pemerintah akan melakukan rekrutmen tenaga kerja lapangan secara besar-besaran atau tidak.

Pada paruh kedua tahun ini, dia melanjutkan pemerintah akan memulai beberapa pengerjaan lapangan khususnya yang menyangkut pematangan tanah, hingga akses jalan untuk logistik maupun kebutuhan pembangunan infrastruktur.

"Kita buat dengan harapan di 2023 kita mulai bangun dengan skala yang sudah ditargetkan," ujarnya.

Bambang mengungkapkan bahwa Kepala Negara juga menginstruksikan agar pembangunan IKN tetap memperhatikan kondisi lingkungan hidup dan juga sosial.

Oleh sebab itu, dia menyebut program konversi hutan di IKN akan menjadi fokus yang akan dikerjakan selama proses pembangungan. Nantinya, konversi hutan akan dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Bambang menambahkan, penanaman hutan kembali di IKN dilakukan guna merealisasikan kota tersebut menjadi kota yang hijau dan berkelanjutan sesuai dengan konsep awal yang telah dirancang.

"Kami akan melakukan reforestasi sehingga kejayaan hutan tropis akan terwujud pada target yang kita lakukan ke depan, kota yang green, kota yang smart, kota yang inklusif, dan kota yang sustainable," kata Bambang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi hutan IKN
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top