Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Terlapor Kasus KSP Sejahtera Bersama Digelandang ke Bareskrim

Terlapor atas nama Iwan Setiawan sedang dalam pemeriksaan dan menunggu tindak lanjut dari Mabes Polri.
Lukman Nur Hakim
Lukman Nur Hakim - Bisnis.com 24 Mei 2022  |  14:51 WIB
Ilustrasi investasi bodong - Goodtimes.ca
Ilustrasi investasi bodong - Goodtimes.ca

Bisnis.com, JAKARTA – Seorang terlapor dugaan investasi bodong Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama (KSPSB) ditangkap ketika sedang berada di restoran cepat saji di daerah Tebet, Jakarta Selatan.

Penasihat korban KSPSB Herwanto mengatakan jika satu pelaku atas nama Iwan Setiawan berhasil diamankan secara tidak sengaja ketika anggota dari KSPSB sedang melaksanakan rapat di daerah Tebet setelah pencarian ke beberapa tempat.

“Memang selama ini kami tim kuasa hukum itu sudah roadshow ke Bintaro, Cibubur, Ciledug, Cibinong, dan sebagainya itu mengumpulkan beberapa ratus orang hingga beberapa ribuan. Tujuan kita hanya agar supaya si pelaku ini tertangkap,” ujar Herwanto di Mabes Polri, Selasa (24/5/22)

Herwanto mengatakan jika terlapor atas nama Iwan Setiawan sedang dalam pemeriksaan dan menunggu tindak lanjut dari Mabes Polri.

Selain itu, pada hari ini korban dari KSPSB bersama dengan kuasa hukumnya melakukan keluhan ke Bareskrim Polri terkait dengan permsalahan KSP Sejahtera Bersama ini.

Dalam laporannya ini, mereka ingin kasus ini dilimpahkan dan ditangani oleh Mabes Polri karena korban dari KSP Ini sudah mencakup  seluruh Indonesia.

Diketahui jika kasus ini sudah menjerat kurang lebih sebanyak 186 ribu korban dari seluruh Indonesia dengan tingkat kerugian mencapai dengan Rp8 triliun.

Sampai saat ini Bisnis masih mencoba mengonfirasi kabar pemeriksaan itu ke pihak kepolisian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi bodong
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top