Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Doa Akhir Ramadan yang Dibaca Nabi Muhammad SAW

Bagi Anda yang berharap dipertemukan kembali dengan ramadan tahun depan, ada satu doa yang bisa kita panjatkan berikut ini
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 01 Mei 2022  |  10:19 WIB
Ilustrasi orang sedang berdoa - Freepik
Ilustrasi orang sedang berdoa - Freepik

Bisnis.com, JAKARTA - Hari ini adalah hari terakhir bulan Ramadan 1443 Hijriah atau 2022 masehi.

Rasa sedih pasti dirasakan umat muslim di seluruh dunia, meninggalkan bulan penuh berkah ini.

Bagi Anda yang berharap dipertemukan kembali dengan ramadan tahun depan, ada satu doa yang bisa kita panjatkan berikut ini:

Allahumma laa taj’alhu aakhiral ‘ahdi min shiyaamina iyyaah, fa-in ja’altahu faj’alnii marhuuman wa laa taj’alnii mahruuma.

Artinya: “Ya Allah, janganlah Engkau jadikan puasa ini sebagai yang terakhir dalam hidupku. Seandainya Engkau berketetapan sebaliknya, maka jadikanlah puasaku ini sebagai puasa yang dirahmati bukan yang hampa semata”.

Doa  ini juga seringkali diamalkan nabi Muhammad SAW untuk segera dipertemukan kembali dengan ramadan tahun selanjutnya.

Sementara itu, ada 3 amalan utama yang mesti dilakukan pada akhir Ramadan.

1. Memperbanyak sedekah, mencukupi kebutuhan keluarga, dan berbuat baik kepada karib-kerabat dan tetangga

Kalau diberi kelebihan dan kecukupan, alangkah baiknya harta ini dimanfaatkan untuk menyediakan buka puasa semampunya bagi orang yang puasa, meskipun sekadar memberi segelas air.

2. Memperbanyak membaca Al-Qur'an

Membaca Al-Qur'an disunahkan kapan pun dan di manapun selain tempat dilarang membaca Al-Qur'an, seperti toilet dan lain-lain. Imam an-Nawawi menjelaskan, membaca Al-Qur'an di akhir malam lebih baik ketimbang awal malam dan membaca Al-Qur'an yang paling baik di siang hari adalah setelah shalat shubuh.

Abu Bakar Syatha menambahkan, membaca Al-Qur'an di malam hari lebih utama daripada siang hari karena lebih fokus.

3. Memperbanyak i’tikaf di sepuluh terakhir Ramadhan

Hal ini sesuai dengan kebiasaan Rasulullah yang meningkatkan ibadah dengan cara beri’tikaf di masjid pada sepuluh akhir Ramadhan.

Ketiga amalan ini dilakukan di akhir Ramadan demi mengharapkan ridha Allah SWT serta berharap bertemu dengan lailatul qadar. Sebab beramal pada malam ini lebih baik dibandingkan beramal di bulan lain yang tidak memiliki lailatul qadar. Semoga ketiga amalan ini dapat kita biasakan menjelang akhir Ramadhan ini. Semoga kita dipertemukan oleh Allah SWT dengan malam paling baik daripada seribu bulan. 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lebaran Ramadan doa
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top