Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Mafia Minyak Goreng, 2 Petinggi Kemendag Diperiksa Kejagung

Kejagung memeriksa dua pejabat Kementerian Perdagangan terkait perkara tindak pidana korupsi mafia minyak goreng.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 27 April 2022  |  20:28 WIB
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung) Ketut Sumedana. ANTARA - Dokumentasi Pribadi
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung) Ketut Sumedana. ANTARA - Dokumentasi Pribadi

Bisnis.com, JAKARTA - Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa dua pejabat Kementerian Perdagangan (Kemendag) terkait perkara tindak pidana korupsi mafia minyak goreng.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Ketut Sumedana mengemukakan bahwa kedua petinggi Kementerian Perdagangan tersebut adalah Direktur Ekspor Produk Pertanian dan Kehutanan Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Farid Amir yang sebelumnya sempat diperiksa dalam perkara yang sama.

Kemudian, petinggi Kementerian Perdagangan lainnya adalah Kepala Staf Kantor Kementerian Perdagangan Billy Anugrah.

Selain itu, satu pihak swasta juga turut serta diperiksa dalam perkara mafia minyak goreng atas nama Jeffry Riadi selaku Direktur PT Bina Karya Prima.

"Ketiganya diperiksa sebagai saksi terkait kasus minyak goreng," tuturnya di Kejagung, Rabu (27/4/2022).

Ketut menjelaskan bahwa tim penyidik Kejagung mencecar ketiga saksi tersebut terkait pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya sejak Januari 2021-Maret 2022.

"Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam kasus korupsi Garuda Indonesia," katanya

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemendag Kejaksaan Agung Mafia minyak goreng
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top