Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Golkar Mantap Usung Airlangga Hartarto Jadi Capres 2024, Ini Alasannya

Kader Golkar di pusat dan daerah mengaku solid mendukung Airlangga Hartarto maju sebagai capres pada Pilpres 2024.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 Januari 2022  |  11:42 WIB
Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto bertemu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada acara Opening Ceremony Indonesia Wushu All Games 2021 di Tenis Indoor GBK Senayan Jakarta, 7 Desember 2021 / Instagram
Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto bertemu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada acara Opening Ceremony Indonesia Wushu All Games 2021 di Tenis Indoor GBK Senayan Jakarta, 7 Desember 2021 / Instagram

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua DPP Partai Golkar, Lamhot Sinaga menyatakan Partai Golkar telah bulat dalam mendukung Airlangga Hartarto untuk maju sebagai calon presiden atau capres pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Pernyataan ini disampaikan sebagai respons isu yang disampaikan Pendiri Lingkaran Madani Indonesia, Ray Rangkuti mengenai dukungan Golkar terhadap Anies Baswedan.

“Bung Ray Rangkuti sepertinya sudah dibutakan dukungannya kepada tokoh tertentu, tidak melihat kenyataan bahwa trend elektabilitas," kata Lamhot dikutip dari keterangan tertulis, Senin (24/1/2022).

Lamhot pun menegaskan bahwa pengurus Golkar pusat dan daerah serta kader Partai Golkar sangat solid mendukung Airlangga Hartarto untuk Pilpres 2024. Alasannya karena masyarakat dianggap semakin mendukung ketua umumnya tersebut.

"Dan jangan sembarangan, untuk diketahui dukungan masyarakat kepada Airlangga Hartarto bergerak naik dari waktu ke waktu,” ujarnya.

Lamhot menegaskan, soliditas kader dan pengurus Partai Golkar mendukung Airlangga sebagai capres terbangun di atas prestasinya dalam mengawal perekonomian Nasional dan pengendalian Covid-19.

"Bukan hanya diakui di Indonesia bahkan oleh dunia internasional. Bahkan, ketokohan Airlangga dapat diterima semua kalangan," tuturnya.

Lamhot menilai komentar Ray terkesan tendensius dan ingin memecah belah Partai Golkar. Dia dianggap terlalu mudah mengaitkan kehadiran Gubernur DKI Jakarta tersebut dalam acara akad nikah putra politisi Golkar Nurdin Halid dengan dukungan partai untuk capres.

“Jangan hanya karena Anies diundang salah seorang pengurus Golkar di akhir pekan, yang merupakan acara keluarga, dan banyak tokoh lain yang diundang lantas berspekulasi Golkar mendukung Anies. Ini sangat prematur dan berlebihan,” kata anggota komisi VI DPR ini.

Meski demikian, Lamhot menekankan, Partai Golkar memang masih membuka ruang bagi siapa saja untuk mendampingi Airlangga sebagai calon wakil presiden nantinya.

“Adapun dinamika siapa yang akan menjadi pendamping Airlangga Hartarto masih menjadi bahan diskusi yang terbuka lebar di Partai Golkar,” kata Lamhot.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

capres Anies Baswedan partai golkar airlangga hartarto Pilpres 2024

Sumber : Tempo.Co

Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top