Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Omicron Menggila! Negara Eropa Catat Rekor Kasus Covid-19 saat Natal

Sejumlah negara Eropa catat rekor kasus Covid-19 pada periode perayaan Natal yang didorong oleh varian Omicron yang makin menggila.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 29 Desember 2021  |  08:12 WIB
Masyarakat berjalan di sebuah jalan di Paris tanpa masker saat masker tidak diwajibkan lagi dipakai saat keluar rumah, di tengah pandemi penyakit Covid-19 di Prancis, Kamis (17/6/2021). - Antara
Masyarakat berjalan di sebuah jalan di Paris tanpa masker saat masker tidak diwajibkan lagi dipakai saat keluar rumah, di tengah pandemi penyakit Covid-19 di Prancis, Kamis (17/6/2021). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Negara-negara Eropa melaporkan jumlah kasus Covid-19 baru harian tertinggi, ketika benua biru berjuang untuk menahan varian Omicron.

Pemerintah Prancis mencatat rekor 179.807 kasus harian pada Selasa (28/12/2021) waktu setempatseperti tercatat kemarin waktu setempat. Namun, Prancis tak sendirian memecahkan rekor. Pasalnya, Italia, Yunani, Portugal, dan Inggris yang juga melaporkan rekor tertinggi.

Tingginya kasus harian Covid-19 di negara Eropa sebagian disebabkan oleh keterlambatan pelaporan selama libur Natal. Sejumlah negara melaporkan kenaikan kasus menjelang periode perayaan Natal yang didorong oleh varian Omicron yang lebih menular.

Studi menunjukkan varian Omicron memiliki gejala yang lebih ringan daripada Delta, dengan kemungkinan 30-70 persen lebih rendah bagi orang yang terinfeksi akkan berakhir di rumah sakit.

Meski demikian, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa lonjakan kasus di seluruh Eropa akan mendorong sistem kesehatan menuju ambang kehancuran.

Menteri Kesehatan Prancis Olivier Véran memprediksi Prancis akan mencatat sebanyak 250.000 kasus sehari pada awal Januari tahun depan. Sementara itu, Federasi Rumah Sakit Prancis telah memperingatkan bahwa "minggu-minggu paling sulit" justru belum terjadi.

Perdana Menteri Prancis Jean Castex mengumumkan pembatasan baru awal pekan ini, termasuk setidaknya tiga hari dalam seminggu wajib bekerja dari rumah bagi mereka yang bisa mulai awal Januari.

Peluncuran booster di negara itu juga meningkat dengan lebih dari 23 juta telah menerima booster hingga saat ini, seperti dikutip BBC.com, Rabu (29/12/2021).

Di sisi lain, kasus Covid-19 Italia mencapai 78.000 kasus sekaligus mencapai rekor baru sejak awal pandemi. Negara itu juga mencatat 202 kematian sehingga totalnya menjadi 136.753.

Sementara itu, Portugal juga mencatat total baru 17.172 kasus pada Selasa atau mengalami peningkatan total dari Senin (27/12/2021).

Lebih lanjut, otoritas kesehatan di Inggris melaporkan rekor 117.093 kasus meskipun data lengkap Covid di seluruh Inggris tidak tersedia selama periode Natal.

Meskipun sejumlah kota termasuk Paris, London, dan Berlin telah membatalkan perayaan resmi Tahun Baru, beberapa pemerintah tidak bersedia untuk memberlakukan pembatasan nasional.

Warga Prancis dan Inggris diminta untuk waspada. Sementara pemerintah ibu kota Spanyol, Madrid menyatakan akan melanjutkan perayaan Tahun Baru dengan membatasi jumlah peserta di alun-alun Puerta del Sol. Sedangkan Italia melarang acara di luar ruangan dan menutup klub malam, tetapi tidak ada batasan untuk pertemuan pribadi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

uni eropa prancis Natal dan Tahun Baru omicron
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top