Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Omicron Bikin Kasus Covid-19 di Kanada Terus Naik dalam Beberapa Hari

Kasus Covid-19 di Kanada melonjak dalam beberapa hari terakhir karena penyebaran cepat varian Omicron.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Desember 2021  |  02:33 WIB
Tangkapan layar- Ilustrasi Virus Corona varian Omicron. JIBI - Bisnis/Nancy Junita
Tangkapan layar- Ilustrasi Virus Corona varian Omicron. JIBI - Bisnis/Nancy Junita

Bisnis.com, JAKARTA - Kanada melaporkan 11.304 kasus baru Covid-19 pada Jumat (24/12) sore waktu setempat, menambah total kumulatif menjadi 1.957.058 kasus dengan 30.139 kematian, demikian menurut CTV.

Kasus Covid-19 di Kanada melonjak dalam beberapa hari terakhir karena penyebaran cepat varian Omicron.

Kasus Covid-19 terus meningkat di Kanada, terutama di Provinsi Ontario, Manitoba, New Brunswick, dan Prince Edward Island yang melaporkan angka dengan rekor tertinggi pada Jumat.

Ontario, provinsi terpadat di negara itu, melaporkan 9.571 kasus baru Covid-19 , jumlah tertinggi yang pernah tercatat dalam satu hari sejak pandemi Covid-19 mulai merebak pada Februari 2020.

Manitoba mencatatkan rekor kenaikan harian tertinggi sepanjang masa dengan 742 kasus baru, New Brunswick melaporkan 265 kasus baru, dan Prince Edward Island melaporkan rekor tertinggi mereka sejauh ini dengan 40 kasus harian baru.

Seperti varian Delta yang dominan sejak musim panas lalu, varian Omicron sangat menular. Terlebih lagi, varian Omicron dikabarkan terbukti kuat dapat menghindari vaksin.

Kombinasi dari dua sifat itu telah memunculkan proyeksi bahwa varian baru tersebut akan menjangkiti populasi Kanada dengan cepat jika langkah-langkah kesehatan masyarakat tidak diperketat, menurut para ahli medis Kanada. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kanada Virus Corona

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top