Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Erick Thohir Ibaratkan Film Eternals & Avengers dengan Kondisi RI Saat Ini

Erick menyampaikan musuh besar saat ini datang dari perubahan rantai pasok dengan globalisasi pasar yang semakin terbuka, disrupsi ekonomi yang bisa menggantikan manusia dengan robotik.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 15 Desember 2021  |  16:55 WIB
Erick Thohir Ibaratkan Film Eternals & Avengers dengan Kondisi RI Saat Ini
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat menghadiri peresmian gerakan Akselerasi Generasi Digital di Jakarta Convention Center, Senayan, Rabu (15/12) - BUMN.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN Erick Thohir menerangkan tantangan dunia saat ini tak ubahnya seperti yang terjadi dalam film superhero besutan Marvel yakni Avengers dan Eternals.

Erick Thohir masih teringat pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) di World Economic Forum on ASEAN di National Convention Center, Hanoi, Vietnam pada 2018.

Kala itu, Jokowi mengibaratkan kondisi perekonomian dunia yang mengarah perang yang tak terbatas atau infinity war dan munculnya sosok Thanos yang ingin menghancurkan populasi manusia.

"Nah, saat itu kita perlu Avengers yang terdiri atas tokoh-tokoh seperti Thor hingga Hulk, tapi kalau kita lihat akhirnya ada film End Games yang mana tokoh-tokohnya mati dan salah satu yang jadi favorit saya, Black Widow juga meninggal," ungkapnya, Rabu (15/12/2021).

Erick mengatakan kondisi serupa juga dialami dalam dunia nyata yang mana Indonesia banyak kehilangan 'superhero' atau tokoh-tokoh hebat akibat pandemi. Padahal, Indonesia pun saat ini mendapatkan tantangan baru dengan kekuatan musuh yang jauh lebih besar.

Layaknya cerita Marvel dalam film Eternals yang menampilkan musuh dengan kekuatan jauh lebih besar yang ingin menghancurkan bumi dan seluruh galaksi.

Erick menyampaikan musuh besar saat ini datang dari perubahan rantai pasok dengan globalisasi pasar yang semakin terbuka, disrupsi ekonomi yang bisa menggantikan manusia dengan robotik, dan perubahan kesempatan usaha.

Selain itu, ucap Erick, seluruh dunia pun masih menghadapi tekanan dari sektor kesehatan akibat pandemi yang mengakibatkan banyak tokoh meninggal dunia. Ini serupa dengan versi Marvel yang membuat semesta (universe) satu sampai empat karena dunia baru pasti penuh dengan tantangan baru, perlu superhero baru.

"Dahulu kita bicara Hulk, Captain America, Iron Man, sekarang ada superhero jauh lebih powerfull, ada Ikaris hingga Thena karena musuhnya juga jauh lebih berat," kata Erick.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kementerian bumn marvel erick thohir
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top