Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PKB Latih Instruktur Kader Loyalis, Muhaimin Singgung Soal Kemenangan Pemilu

Gus Muhaimin menjelaskan bahwa kaderisasi adalah jalan menuju penciptaan sistem dari bawah. Politik yang cerdas, ideologis dan punya visi harus dominan. Meski demikian, dia mengakui kaderisasi yang baik sulit dan pasti tidak mudah.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 12 Desember 2021  |  17:36 WIB
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin). - Antara
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan bahwa kaderisasi merupakan kunci pemenangan dalam setiap pemilu. Tanpa kaderisasi yang optimal, dia pastikan partai politik akan sulit meraih kemenangan.

“Yang kita lakukan ini sebetulnya memikirkan nasib kalian sendiri. Mengapa? Kalau kaderisasi partai gagal termasuk PKB maka politik itu hanya berkonotasi pada satu, uang. Kalau sudah bicara uang nasib kalian sudah pasti tidak ada,” kata Gus Muhaimin saat membuka Pelatihan Instruktur PKB melalui keterangan pers, Minggu (12/12/2021)

Gus Muhaimin menjelaskan bahwa kaderisasi adalah jalan menuju penciptaan sistem dari bawah. Politik yang cerdas, ideologis dan punya visi harus dominan. Meski demikian, dia mengakui kaderisasi yang baik sulit dan pasti tidak mudah.

“Apakah mungkin kita mengendalikan militansi, ideologi dan doktrin menciptakan satu cita-cita besar? Jawaban yang harus kita pikirkan bersama adalah mimpinya, mimpi kita semua harus jelas,” jelasnya.

Menurut Gus Muhaimin, setiap kader PKB harus punya mimpi dan cita-cita yang bermutu dan berkualitas. Mimpi tersebut selanjutnya diejawantahkan menjadi sebuah ideologi dalam setiap gerak kaderisasi.

“Mimpi NU besar, mimpi Indonesia jaya, bahkan mimpi menjadi Presiden bisa menjadi sebuah ideologi. Ini harus ditanamkan kuat dalam hati kita, dalam setiap gerakan dan perjuangan kita,” ujarnya.

Wakil Ketua DPR RI ini menerangkan bahwa setiap instruktur PKB punya tanggungjawab besar untuk mengubah ideologi menjadi gerakan, etos, dan prilaku yang bisa diterima oleh masyarakat dari semua kalangan.

“Di situ saya kira tugas kita harus mencetak instruktur sebanyak mungkin. Per desa harus ada instruktur yang menjadi rujukan pelaksanaan kaderisasi. Jadi tolong ini dimasifkan dan cepat karena kita kejar-kejaran dengan waktu,” paparnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pkb
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top