Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Bunuh Diri Novia Widyasari, Ibunda Angkat Suara

Novia Widyasari meninggal lantaran bunuh diri dengan meminum racun sianida di dekat makam ayahnya karena depresi.
Aliftya Amarilisya
Aliftya Amarilisya - Bisnis.com 05 Desember 2021  |  10:32 WIB
Ilustrasi kasus bunuh diri - Freepik
Ilustrasi kasus bunuh diri - Freepik

Bisnis.com, SOLO - Kasus meninggalnya Novia Widyasari masih ramai diperbincangkan oleh publik. Atas hal tersebut, ibunda Novia pun angkat suara.

Dalam video yang diunggah oleh akun Twitter @rajatikam_, ia pun meminta maaf atas kesalahan yang pernah diperbuat oleh sang anak.

"Saya mamanya Novia. Saya ingin mohon maaf atas semua kesalahan anak saya. Ini adalah kejadian yang di luar nalar saya, di luar kemampuan saya, dan saya mohon maaf sekali supaya ini tidak dibesar-besarkan di Twitter maupun [media] apapun," ucap ibu Novia, dikutip pada Minggu (5/12/2021).

Lebih lanjut, pihaknya mengakui bahwa sang anak memang sempat depresi. Sebagai orang tua, ia pun sempat mendampingi Novia untuk pergi berobat.

"Memang anak saya ini depresi. Pada tanggal 29 November, hari Senin itu saya bawa ke RSJ. Di RSJ itu memang dinyatakan dia ini stres, depresi. Di sana diberikan obat oleh dokter jiwa dan memang anaknya ini sudah tertekan sekali dan sangat berat," lanjutnya.

Ia juga mengatakan bahwa dirinya sudah berulang kali mencegah sang anak untuk melakukan hal-hal yang tidak diinginkan.

"Berkali-kali saya sudah mencegah untuk melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. Sampai kemarin ditemukan di atas makam ayahnya itu sudah [dalam] kondisi meninggal dunia. Dan memang di samping jenazah anak saya itu ada cairan yang ada mengandung racun mungkin, sudah dibawa oleh pihak kepolisian," ucap ibu Novia.

Melanjuti kasus tersebut, dirinya pun menegaskan bahwa ia tak bersedia anaknya diautopsi.

"Dari situ memang saya tidak bersedia untuk anak saya diautopsi ataupun dilakukan tindakan lain, karena memang ya sudahlah ini musibah keluarga saya. Jadi, saya sudah tidak ingin membesar-besarkan lagi masalah ini. Saya hanya ingin doa dari panjenengan [Anda] semuanya agar anak saya diampuni. Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini," tutupnya.

Sementara itu, kini Polres Mojokerjo, Jawa Timur telah menahan Bripda Randy Bagus lantaran diduga terlibat dalam kasus bunuh diri yang menimpa Novia Widyasari.

Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo mengatakan korban dan Bripda Randy diketahui berpacaran sejak 2019.

Dalam rangkaian utas di Twitter yang dicuit oleh @belawsz, Novia disebut sempat hamil dan dipaksa untuk menggugurkan kandungannya oleh Bripda Randy. Namun, sang kekasih tidak ingin bertanggung jawab dengan alasan masih meniti karier.

[NW] menceritakan dari awal kejadian dia dibawa ke penginapan oleh R, lalu [korban] diberi obat dan dipaksa meminum obat itu. Setelah itu, dia tertidur. Sekitar 4 bulan setelah kejadian ini, dia menyadari dia hamil dan langsung lapor ke R,” tulis akun @belawsz.

Tak hanya itu, akun tersebut pun mengatakan bahwa Novia sempat mendapatkan teror.

Esoknya rumah si korban tiba tiba seperti dilempar bom (hanya suara saja) dan tiba tiba mati lampu tapi hanya dirumah korban saja tidak dengan rumah sekitar dan itu berlangsung selama 2 hari,” tulis @belawsz.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bunuh diri
Editor : Aliftya Amarilisya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top