Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hormati Xi Jinping, Simak Cerita di Balik Nama Omicron untuk Varian B.1.1.529

Salah satu alasan WHO menamai Virus Corona varian B.1.1.529 Omicron adalah untuk menghormati Presiden China Xi Jinping.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 04 Desember 2021  |  09:39 WIB
Direktur Jenderal World Health Organization (WHO) Tedros Adhenom Ghebreyesus  - Istimewa
Direktur Jenderal World Health Organization (WHO) Tedros Adhenom Ghebreyesus - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menamai Virus Corona varian B.1.1.529 Omicron untuk menghormati Presiden China Xi Jinping.

Dikutip dari akun Instagram @pandemictalks, Sabtu (4/12/2021), alasan untuk menghormati Xi Jinping merupakan salah satu alasan WHO. Masih ada alasan lain di balik nama Omicron untuk varian B.1.1.529.

Omicron merupakan bahasa Yunani. Seperti nama varian Virus Corona sebelumnya, WHO mengambil nama-nama itu dari alphabet. Sebit saja varian Delta, Alpha, Beta, dan Gamma.

Namun, mengapa WHO tidak memberi nama Nu atau Xi bagi varian B.1.1.529, padahal pada abjad Yunani, Omicron itu setelah Nu dan Xi.

Adapun, makna ‘O Micron’ dalam bahasa Yunani adalah ‘kecil’. Abjad ini kebalikan dari abjad ke-24 yaitu ‘O Mega’ yang berarti ‘besar’.

Ada beberapa alasan WHO tidak memberi nama ‘Nu’ atau ‘Xi’ bagi B.1.1.529.

Pertama, sebelumnya WHO menamai varian Virus Corona dengan ‘Mu’, maka untuk mencegah kebingungan dalam mengejanya, WHO melewatkan ‘Nu’. Pasalnya, penyebutan ‘Nu’ mirip dengan ‘Mu’.

Kedua, WHO melewtkan ‘Xi’ karena cukup banyak orang di dunia bernama ‘Xi’  meski hanya bunyi awalan. Selain itu, untuk menghormati Presiden China Xi Jinping.

Ketiga, nama Omciron memudahkan peneliti saat melakukan penelitian, juga memudahkan saat memberi keterangan kepada publik dibanding menyebut nama asal virus ditemukan.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona omicron
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top