Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Covid-19 Mengganas di Eropa, Austria Lockdown Total!

Setidaknya ada tiga negara yang saat ini memberlakukan aturan karantina di tengah mengganasnya Covid-19 di Eropa. Austria lockdown total! 
Annasa Rizki Kamalina
Annasa Rizki Kamalina - Bisnis.com 22 November 2021  |  18:17 WIB
Pemerintah Austria menerapkan lockdown total untuk mengurangi laju gelombang keempat Covid-19 - BBC
Pemerintah Austria menerapkan lockdown total untuk mengurangi laju gelombang keempat Covid-19 - BBC

Bisnis.com, JAKARTA – Austria menjadi negara Eropa pertama yang memberlakukan kembali lockdown total mulai Senin (22/11/2021).
Ketentuan ini dilakukan seiring mengganasnya Covid-19 di kawasan Eropa.

Selain Austria, Jerman juga menekankan kepada orang-orang yang tidak divaksinasi Covid-19 agar mengikuti imbauan pemerintah agar tetap di rumah.

Saat ini, Eropa kembali berada di pusat pandemi Covid-19 setelah pelonggaran pembatasan. Menurut WHO, gelombang keempat ini juga terjadi akibat peluncuran vaksin yang lamban sehingga membawa benua itu ke "titik kritis.”

Melansir dari express.co.uk pada Senin (22/11/2021), setidaknya ada tiga negara yang saat ini memberlakukan aturan karantina di tengah mengganasnya Covid-19 di Eropa. Austria lockdown total! 

1. Austria

Selain melakukan lockdown yang direncanakan selama 20 hari ke depan, Austria juga akan mewajibkan vaksin Covid-19 mulai Februari tahun depan. Hal ini sebagai upaya mengatasi tingkat infeksi yang melonjak.

Untuk minggu ini, siapa pun yang berusia 12 tahun ke atas yang belum mendapat vaksin penuh tidak diperbolehkan meninggalkan rumah. Mereka hanya diperbolehkan untuk bekerja, sekolah, berolahraga, dan membeli perlengkapan penting. Banyak negara Eropa lainnya memberlakukan tindakan serupa karena benua itu berada dalam lonjakan tingkat infeksi yang mengerikan.

2. Slovakia

Sama seperti Austria, Slovakia melarang siapa pun yang belum divaksinasi mengunjungi toko dan pusat perbelanjaan mulai 22 November 2021.

Orang-orang yang tidak divaksinasi ini juga akan dilarang menghadiri acara dan pertemuan publik dan akan diminta untuk melakukan tes Covid dua kali seminggu hanya untuk pergi bekerja. Di bagian negara yang paling parah terkena dampak melonjaknya tingkat infeksi, restoran, hotel, dan pusat kebugaran akan ditutup untuk semua orang.

Perdana Menteri Slovakia, Eduard Heger mengatakan bahwa lockdown untuk yang tidak divaksinasi harus dilakukan selama tiga minggu. Jika tidak efektif mungkin akan diperpanjang.

Rumah sakit di Slovakia sudah kewalahan dengan rata-rata kasus baru yang dikonfirmasi setiap hari yaitu satu juta orang hingga 19 November 2021. Slovakia tercatat menjadi kasus tertinggi di antara negara mana pun di dunia. Angka tersebut mencapai 1.677,48 per satu juta orang pada 19 November 2021.

3. Jerman

Pemerintah Jerman melarang orang yang tidak divaksinasi menggunakan transportasi umum. Hal ini karena kasus baru melampaui 50.000 untuk tiga hari berturut-turut.

Para pekerja harus membuktikan bahwa mereka telah divaksinasi, surat keterangan telah pulih dari Covid-19 atau menunjukkan tes negatif untuk mengakses tempat kerja komunal.

Pemerintah di negara bagian timur Saxony juga siap untuk memberlakukan penguncian hingga tiga minggu ke depan. Pasalnya, hanya orang yang divaksinasi dan mereka yang telah pulih dari Covid19 akan diizinkan untuk mengakses ruang publik seperti acara olahraga, pertunjukan budaya, dan restoran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

eropa austria Covid-19
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

To top