Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PBNU Diimbau Tidak Cawe-Cawe ke Pemilu 2024

Pengamat Politik Siti Zuhro mengimbau agar Ketua Umum PBNU terpilih nanti tidak cawe-cawe ke ranah politik nasional, terutama Pemilu 2024.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 17 November 2021  |  02:16 WIB
Merayakan Hari Santri 22 Oktober.  - PBNU
Merayakan Hari Santri 22 Oktober. - PBNU

Bisnis.com, JAKARTA - Pengamat Politik Siti Zuhro mengimbau agar Ketua Umum PBNU terpilih nanti tidak cawe-cawe ke ranah politik nasional, terutama Pemilu 2024.
 
Siti memprediksi Ketua Umum PBNU terpilih nanti juga akan diseret pada Pemilu 2024. Menurutnya, jika tetap ingin berpolitik, PBNU harus elegan dan tidak merendahkan organisasi Islam lain yang ada di Indonesia.
 
"NU harus bebenah dan menata ulang lagi supaya tidak ketarik politik yang kencang masuk ke 2024. Jika mau berpolitik, tetap harus bijak dan tidak merendahkan ormas Islam lain," tuturnya kepada Bisnis, Selasa (16/11/2021).
 
Menurutnya, PBNU harus memiliki pemimpin yang visioner dan memiliki keteguhan hati agar tidak masuk ke ranah politik. Selain itu, Ketua Umum PBNU nanti juga harus menjaga warga nahdliyin agar tidak terpapar organisasi Islam radikal yang kini mulai marak di Indonesia.
 
"Ini kan umat NU ini banyak dan besar dan karena dia di pelosok-pelosok, kalau mau ada peningkatan NU perlu ada pemimpin yang visioner dan memang bisa meningkatkan kualitas pendidikan dan juga menjaga jangan sampai radikal," katanya.
 
Seperti diketahui, PBNU akan menggelar Muktamar ke-34 pada bulan Desember 2021 di Kabupaten Lampung dan Kota Bandar Lampung.
 
Pembukaan Muktamar ke-34 rencananya digelar di Pondok Pesantren Darussa'adah Lampung Tengah dan acara ditutup di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Kota Bandar Lampung.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pbnu nadhatul ulama
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top