Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tindakan Puan Tanam Padi saat Hujan Jadi Polemik, Penyuluh Petani: Berisiko

Tanggapi foto Puan Maharani, Penyuluh Swadaya Petani Padi Gogo Indonesia mengatakan bahwa tindakan menanam padi di sawah saat hujan turun cukup berisiko untuk dilakukan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 15 November 2021  |  08:36 WIB
petani di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatra Selatan, memanen padi di sawahnya. istimewa
petani di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatra Selatan, memanen padi di sawahnya. istimewa

Bisnis.com, SOLO - Foto yang menunjukkan aksi Puan Maharani sedang bertani di tengah sawah saat hujan turun, menuai pro dan kontra.

Aksi tanam padi tersebut pun dikomentari oleh Mantan Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti.

"Biasanya petani menanam padi tidak hujan-hujanan," cuit Susi di Twitter beberapa waktu lalu.

Netizen pun ramai-ramai menyutujui komentar Susi karena adanya risiko tersambar petir saat berada di ladang terbuka.

Namun sebagian netizen lain menganggap bahwa hujan yang turun adalah rezeki bagi petani.

Menanggapi hal tersebut, Penyuluh Swadaya Petani Padi Gogo Indonesia, juga sarjana pertanian dari IPB University Tonny Saritua Purba mengatakan, berada di lahan terbuka seperti di hamparan sawah memang berisiko saat terjadi hujan petir.

Bukan hanya petani, dia mengatakan, semua orang pasti akan menghindarinya.

Tonny menolak terlibat dalam polemik berita foto Puan Maharani menanam padi hujan-hujanan. Dia hanya menerangkan bahwa semua petani dituntut harus paham dan bisa bersahabat dengan cuaca hujan karena, benar, hujan sangat dibutuhkan petani.

"Tidak ada yang salah dengan hujannya, hanya bagaimana kita bisa mengetahui manajemennya," katanya dikutip dari Tempo.

Bagi petani, padi di sawah memanglah menjadi tadah hujan, yang tidak memiliki sistem irigasi. Kemudian penanaman memang akan dilakukan saat masuk musim hujan seperti sekarang.

Sebabnya, Tonny menjelaskan, padi membutuhkan genangan air saat penanamannya.

Bahkan bagi petani padi gogo, mereka tetap membutuhkan hujan. Jenis padi ini bisa ditanam di lahan kering, atau bisa ditanam kapan dan di mana saja selama lahannya mencukupi.

Tonny menyebutkan, untuk memenuhi kebutuhan air padi gogo cukup dengan hujan.

Artinya, dalam hal penanaman padi, Tonny menegaskan, hujan sangat dibutuhkan karena sebagai dasar utama penghidupan dan pemenuhan kebutuhan air tanaman.

“Maka itu petani jika menanam padi pasti ketika memasuki musim hujan,"


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertanian puan maharani Susi Pudjiastuti

Sumber : Tempo

Editor : Restu Wahyuning Asih

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top