Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Luhut: Kasus Corona di Jawa-Bali Alami Penurunan Hingga 98 Persen

Luhut menjelaskan bahwa selain kasus harian yang terus membaik, jumlah kematian harian di Indonesia juga terus mengalami penurunan.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 11 Oktober 2021  |  17:26 WIB
Ilustrasi Virus Corona (Covid/19)
Ilustrasi Virus Corona (Covid/19)

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakakan bahwa situasi pandemi Covid-19 terus menunjukkan perbaikan dalam satu minggu terakhir.

“Kasus konfirmasi harian nasional turun 98,4 persen dan kasus konfirmasi Jawa-Bali juga menunjukan penurunan hingga 98,9 persen dari puncaknya pada 15 juli lalu,” katanya pada konferensi pers virtual, Senin (11/10/2021).

Luhut menjelaskan bahwa selain kasus harian yang terus membaik, jumlah kematian harian di Indonesia juga terus mengalami penurunan.

“Pada 10 Oktober hanya terdapat kasus kematian sebesar 39 untuk Nasional dan 17 untuk wilayah Jawa dan Bali,” jelasnya.

Dibandingkan dengan negara-negara tetangga di Asean, Luhut yang juga Koordinator PPKM Jawa-Bali menuturkan bahwa kasus Indonesia termasuk yang terendah.

“Covid-19 recovery index Indonesia yang dirilis oleh NIKKEI menunjukkan peringkat Indonesia sudah jauh lebih baik dibandingkan Singapura, Malaysia hingga Thailand,” ucapnya.

Sedangkan dalam evaluasi mingguan, syarat minimum cakupan vaksinasi lansia untuk penurunan level PPKM dari level 3 ke 2 dan level 2 ke 1 yang diberlakukan sejak 13 September mampu mendongkrak kecepatan vaksinasi lansia di Jawa-Bali secara signifikan.

“Saat ini tingkat vaksinasi dosis 1 untuk Jawa Bali sudah mencapai 40 persen per 10 Oktober 2021, naik 8 persen sejak 13 September,” papar Luhut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Luhut Pandjaitan
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top