Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bentrok Antarsuku di Yahukimo: 6 Warga Tewas, Puluhan Luka

Bentrokan di Yahukimo bermula ketika masyarakat Suku Kimyal menyerang masyarakat Suku Yal.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 04 Oktober 2021  |  09:19 WIB
Personil TNI AD bersiap naik ke atas pesawat Hercules saat akan berangkat ke Kabupaten Yahukimo untuk mengamankan Pemilu 2019, di Bandara Wamena, Jayawijaya, Papua, Senin (15/4/2019). - ANTARA/Yusran Uccang
Personil TNI AD bersiap naik ke atas pesawat Hercules saat akan berangkat ke Kabupaten Yahukimo untuk mengamankan Pemilu 2019, di Bandara Wamena, Jayawijaya, Papua, Senin (15/4/2019). - ANTARA/Yusran Uccang

Bisnis.com, JAKARTA -- Polisi menyebutkan bahwa sedikitnya enam warga tewas dan 41 lainnya luka-luka dalam kerusuhan yang terjadi di Yahukimo, Papua

Dilansir dari Tempo, bentrokan antar warga terjadi pada 3 Oktober 2021 sekitar pukul 12.45 WIT. 

"Dari enam korban yang dinyatakan meninggal, satu di antaranya adalah pelaku. Sementara untuk 41 korban lainnya masih mendapat penanganan medis di RS Yahukimo," ujar Kabid Humas Polda Papua Komisaris Besar Ahmad Musthofa, Senin (4/10/2021).

Adapun peristiwa bermula ketika masyarakat Suku Kimyal menyerang masyarakat Suku Yali. Sejumlah bangunan rumah serta hotel dibakar. Masyarakat Suku Kimyal juga membawa alat tradisional berupa panah dan parang, serta alat tajam lainnya ketika menyerang. 

Kamal menyatakan 52 orang diduga pelaku telah ditangkap dan masih diperiksa oleh penyidik. Adapun pemicu penyerangan diduga soal berita duka yang diterima oleh masyarakat Suku Kimyal atas meninggalnya mantan Bupati Yahukimo Abock Busup M.A.

Pasca kerusuhan, sekitar 1.000 orang warga kini masih mengungsi di Markas Kepolisian Resor Yahukimo. "Dan anggota TNI- Polri melaksanakan patroli baik di tengah kota maupun pinggiran Kota Dekai, agar situasi kembali kondusif," kata Kamal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

papua kerusuhan

Sumber : Tempo

Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top