Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ekonomi Mulai Pulih, Angka Pengangguran Arab Saudi Turun Jadi 11,3 Persen

Penciptaan lapangan kerja merupakan tantangan terberat bagi Putra Mahkota Mohammed bin Salman di tengah ketergantungan negara ini terhadap ekspor minyak dan tenaga kerja asing.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 30 September 2021  |  14:31 WIB
Lanskap kota Riyadh, Arab Saudi -  Bloomberg
Lanskap kota Riyadh, Arab Saudi - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Angka pengangguran Arab Saudi turun menjadi 11,3 persen pada kuartal II/2021 seiring dengan pemulihan ekonomi dari pandemi dan upaya pemerintah menggenjot lapangan kerja untuk warganya. 

Dilansir Bloomberg, Kamis (30/9/2021), tingkat pengangguran tercatat mencapai 11,7 persen pada kuartal pertama tahun ini.

Jika dirinci, tingkat penganguran laki-laki turun menjadi 6,1 persen dari posisi 7,2 persen pada kuartal pertama tahun ini. Sebaliknya, angka pengangguran perempuan meningkat menjadi 22,3 persen dari 21,2 persen pada kuartal I/2021.

Sementara itu, partisipasi kerja di Arab Saudi turun menjadi 49,4 persen yang mengindikasikan sejumlah warganya yang keluar dari pasar kerja.

Penciptaan lapangan kerja merupakan tantangan terberat bagi Putra Mahkota Mohammed bin Salman di tengah ketergantungan negara ini terhadap ekspor minyak dan tenaga kerja asing.

Pandemi Covid-19 telah memacu angka pengangguran di Arab Saudi menjadi 15,4 persen selama lockdown tahun lalu. Putra Mahkota pun menargetkan mampu mengerek turun angka pengangguran di bahwa 11 persen hingga akhir tahun ini.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

arab saudi tingkat pengangguran

Sumber : Bloomberg

Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top