Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kabar Duka, Guru Besar Hukum Pidana Unair J.E. Sahetapy Meninggal Dunia

Sahetapy juga pernah menjabat sebagai anggota DPR RI dari Fraksi PDI-Perjuangan periode 1999-2004.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 21 September 2021  |  15:10 WIB
Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Profesor Jacob Elfinus Sahetapy atau akrab dikenal Profesor Sahetapy meninggal dunia pada usia 89 tahun, pada Selasa (21/9/2021). - Istimewa
Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Profesor Jacob Elfinus Sahetapy atau akrab dikenal Profesor Sahetapy meninggal dunia pada usia 89 tahun, pada Selasa (21/9/2021). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Profesor Jacob Elfinus Sahetapy atau akrab dikenal Profesor Sahetapy meninggal dunia pada usia 89 tahun, pada Selasa (21/9/2021).

Kabar duka tersebut disampaikan akun Instagram resmi Fakultas Hukum (FH) Unair.

"Rest in Peace 6 Juni 1932 - 21 September 2021 Prof.Dr.J.E. Sahetapy, S.H., M.A. (Guru Besar Emiritus Hukum Pidana dan Krimonologi FH Unair dan Dekan FH Unair Periode 1979-1985),” tulis akun tersebut dalam unggahannya, Selasa (21/9/2021).

Selain sebagai akademisi, Sahetapy tercatat pernah dipercaya sebagai Ketua Komisi Hukum Nasional pada periode 2000-2014.

Komisi Hukum Nasional (KHN) adalah lembaga nonstruktural yang dibentuk melalui Keputusan Presiden dalam rangka memberikan masukan yang objektif mengenai pelaksanaan hukum di Indonesia, serta untuk memberikan saran-saran umum kepada Presiden mengenai usaha menegakkan kembali supremasi hukum.

Namun, KHN dibubarkan pada 4 Desember 2014 berdasarkan Peraturan Presiden No.176/2014, tugas dan fungsinya dilaksanakan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia.

Sahetapy juga pernah menjabat sebagai anggota DPR RI dari Fraksi PDI-Perjuangan periode 1999-2004.

Selain itu, beberapa jabatan birokrat yang pernah dipegangnya yaitu Anggota BP MPR RI, Anggota Panitia Ad Hoc I (Amendemen UUD 1945) MPR RI, dan Anggota Sub-Komisi Bidang Hukum DPR RI.

Ucapan duka atas meninggal sang pakar hukum pidana mengalir dari banyak orang, termasuk tokoh publik seperti Jubir Presiden RI Fadjroel Rachman dan Ekonom senior Rizal Ramli.

“Selamat Jalan Prof. J.E. Sahetapy  HATI NURANI HUKUM di Indonesia ~ #BungFADJROEL @JubirPresidenRI,” cuitnya melalui akun Twitter @fadjroel.

“Turut berduka cita yang dalam atas kepergian sahabat, man of integrity, Prof JE Sahetapy. Kawan seperjuangan melawan sistim otoriter. May He Rest in Peace,” cuit akun Twitter @RamliRizal.

Kantor Staf Presiden (KSP) melalui akun Twitter resminya @KSPgoid juga ikut mendoakan.

“Turut berdukacita atas wafatnya Prof. Dr. J.E. Sahetapy, S.H., M.A.

Sahetapy pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Kristen Petra Surabaya (1966-1969), Anggota Komisi Hukum DPR RI Fraksi PDI-P (1999-2004) dan Ketua Komisi Hukum Nasional RI (2000-2014).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hukum guru besar unair
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top