Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Wali Kota Ibnu Kaget Banjarmasin Masih PPKM Level 4

Satgas Covid-19 Kota Banjarmasin memiliki penilaian harusnya sudah keluar dari PPKM level 4.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 September 2021  |  07:11 WIB
Wali Kota Ibnu Kaget Banjarmasin Masih PPKM Level 4
Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina  menuturkan,  bahwa hasil evaluasi secara internal, seharusnya  wilayah yang dipimpinnya sudah bisa turun ke PPKM level 3 dengan melihat data perkembangan kasus Covid-19 di  daerah itu. Namun, pemerintah pusat masih menetapkan PPKM level 4 untuk kota tersebut.

"Pemerintah pusat mungkin memiliki pertimbangan lain, kita ikuti saja apa yang menjadi keputusan pusat," ujar Ibnu di Balaikota, Senin (20/9/2021.

Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, memastikan menerima keputusan PPKM level 4 diperpanjang hingga 20 September 2021.

Dia mengakui, bahwa dirinya terkejut atas keputusan yang disampaikan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) mengumumkan perpanjangan PPKM di luar Jawa-Bali, bahwa Kota Banjarmasin masuk 23 kota yang masih status PPKM level 4.

Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru dan Kabupaten Kotabaru di Kalsel yang kembali diperpanjang PPKM level 4 hingga dua pekan ke depan atau dari 7 September hingga 20 September 2021. Artinya, Kota Banjarmasin akan menjalani PPKM level 4 ini selama delapan pekan.

Padahal, kata Ibnu, dalam enam pekan PPKM level 4 ini, Satgas Covid-19 Kota Banjarmasin memiliki penilaian harusnya sudah keluar dari PPKM level 4.

Ini berdasarkan evaluasi tiga indikator penentuan level PPKM, yakni kasus harian dan per pekan yang sudah menurun signifikan.

Bahkan, salah satu indikator, yakni keterisian tempat tidur (Bed Occupancy Rate, BOR) sudah berada di level 2. Contohnya, di RSUD Sultan Suriansyah Kota Banjarmasin sebelumnya menyediakan 125 tempat tidur. Namun, yang terpakai hanya enam pasien dirawat secara intensif.

Bahkan dari laporan data tiap- tiap kelurahan di kota ini, tidak ada lagi yang zona merah.

"Insya Allah, kita optimis bisa menurunkan level nantinya. Tentunya juga dengan kerja sama yang baik bersama masyarakat untuk terus tegakkan protokol kesehatan secara ketat," tutur Ibnu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banjarmasin Covid-19 PPKM Darurat

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top