Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Satgas Mulai Tagih Obligor BLBI, Ini Daftarnya!

Mahfud MD menyatakan bahwa nilai utang BLBI yang ditanggung Tommy sebenarnya tergolong receh. Karena ada obligor BLBI yang nilainya mencapai belasan triliun.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 06 September 2021  |  09:22 WIB
Satgas Mulai Tagih Obligor BLBI, Ini Daftarnya!
Sjamsul Nursalim tersangka BLBI. - Ilham Mogu
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Sempat redup, kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kembali menyita perhatian publik pada pekan ini. 

Kasus itu mencuat setelah Satgas BLBI memanggil sejumlah nama yang diyakini terlibat dalam skandal, dulu korupsi, tersebut.

Ada nama-nama besar yang dipanggil oleh Satgas. Dua nama yang dipanggil antara lain putra bungsu mendiang Presiden Soeharto, Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto dan bos Bank Pelita Agus Anwar. Tommy dipanggil terkait utang BLBI senilai Rp2,61 triliun.

Sementara Agus Anwar dipanggil karena utang BLBI yang nilainya ratusan miliar rupiah. Sayangnya, Agus Anwar saat ini berada di Singapura. Lari dari kewajiban yang seharusnya dia tanggung.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menyatakan bahwa nilai utang BLBI yang ditanggung Tommy sebenarnya tergolong receh. Karena ada obligor BLBI yang nilainya mencapai belasan triliun.

Berikut daftar obligor yang masih punya tunggakan BLBI:

Setiawan Harjono dan Hendarawan Harjono

Bank Aspac

3.579

Hindarto Tantular/Anton Tantular

Ban Central Dagang

1.470,1

Sjamsul Nursalim

Bank Dewa Rutji

470,6

Kharudin Ongko

Bank Arya Panduartha 

359,4

Sujanto Gondokusumo

Bank Dharmala 

822,2

Kwang Benny Ahadi

Bank Orient

143,3

Baringin Marulam Hasiholan Panggabean & Joseph Januardy

Bank Manura

170,1

Trijono Gondokusumo

Bank Putra Suraya Perkasa

4.893

Santoso Sumali

Bank Metropolitan

70,4

Santoso Sumali

Bank Bahari

406,4

IM Sudiarta dan IGD Darmawan

Bank Aken

509,9

Fadel Muhammad

Bank Intan

136,4

Hengky Wijaya

Bank Tata Internasional

596,7

David Nusa Wijaya/Trunojoyo Nusa

Bank Servitia

4.308,7

Agus Anwar

Bank Pelita Istimarat

577,8

Atang Latief

Bank Indonesia Raya

155,7

Marimutu Sinivasan

Bank Putra Multikarsa

790,5

Ulung Bursa

Bank Lautan Berlian

424,6

Lidia Muchtar

Bank Tamara

188,4

Samadikun Hartono

Bank Modern

2.525,6

Kaharudin Ongko

Bank Umum Nasional

7.828,2

Jumlah

 

30.428,8

 Keterangan: dalam miliar

Sumber: Kementerian Keuangan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia blbi tommy soeharto Satgas BLBI
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top