Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bantah Lapor Covid, Ini Klarifikasi Polri Soal Vaksin Booster Non-Nakes

Polri menegaskan pemberian vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster di Mabes Polri diperuntukkan bagi nakes.
Indra Gunawan
Indra Gunawan - Bisnis.com 01 September 2021  |  17:48 WIB
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Argo Yuwono/Antara - HO/Divisi Humas Polri
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Argo Yuwono/Antara - HO/Divisi Humas Polri

Bisnis.com, JAKARTA - Polri membantah temuan Lapor Covid-19 yang mengungkap adanya dugaan masyarakat non tenaga kesehatan (nakes) yang menerima vaksin dosis ketiga atau booster di Mabes Polri.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono menegaskan pemberian vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster di Mabes Polri diperuntukkan bagi nakes. Selain nakes, booster itu juga diberikan kepada tenaga pendukung nakes seperti sopir ambulans.

"Kami suntik booster hanya nakes dan pendukung nakes yang juga sangat rentan terpapar Covid-19, seperti sopir ambulans, cleaning service yang membantu kebersihan klinik dan tenaga lain yang membantu pelayanan kesehatan," kata Argo lewat keterangannya, Rabu (1/9/2021).

Tim advokasi Laporan Warga Lapor Covid-19, menyebut pihaknya menemukan non-nakes penerima booster tercatat di pangkalan data vaksinasi pemerintah.

Menurut mereka, pemerintah bisa mengusut pelanggaran tersebut dengan menelusuri pangkalan data vaksinasi Covid-19. “Mirisnya, pelanggaran ini dilaporkan terjadi di tempat vaksinasi Mabes Polri,” cuitnya.

Dengan begitu, Lapor Covid mendesak Kemenkes untuk juga mengungkapkan modus operandi di lapangan. Lebih lanjut, mereka juga meminta Kemenkes memberi sanksi tegas kepada pemeri booster non nakes, serta membuka data penerima vaksin booster.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri polri Covid-19 Vaksin Covid-19
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

To top