Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hati-Hati! Booster Vaksin Covid-19 Campuran Menggertak Karakter Virus Corona

Perlu diperhatikan karakter yang dimiliki oleh virus. Apabila penanganan virusnya kurang pas, maka akan terjadi masalah lain.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 01 September 2021  |  12:20 WIB
Virus corona varian beta
Virus corona varian beta

Bisnis.com, JAKARTA - Pemberian vaksinasi suntikan ketiga atau booster menggunakan vaksin Covid-19 berbeda atau campuran perlu dilakukan dengan sangat hati-hati.

Menurut Pendiri Yayasan Professor Nidom, Chairul A. Nidom, bahwa World Health Organization (WHO) telah mengingatkan setiap negara untuk berhati-hati terhadap penyuntikan booster yang menggunakan vaksin Covid-19 berbeda.

"Kendati pun efikasinya tidak terlalu jauh, tapi formulasi antar vaksin berbeda, sehingga harus sangat berhati-hati," ujarnya dalam diskusi virtual seperti dikutip Bisnis, Rabu (1/9/2021).

Sebelum melakukan pemberian vaksinasi dosis ketiga dengan jenis berbeda, harus dilakukan penelitian terlebih dulu dengan melakukan uji coba terhadap hewan.

"Apakah tidak timbul toxicity? Tidak timbul keracunan dan sebagainya?" tambahnya.

Namun, pemberian vaksin pada dasarnya memang akan menggertak dinamika karakter virus. Dengan demikian, mesti juga diperhatikan karakter-karakter tersendiri yang dimiliki oleh virus. Apabila penanganan virusnya kurang pas, maka akan terjadi masalah lain.

Di Indonesia, vaksinasi dosis ketiga sudah diberikan kepada tenaga kesehatan. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebelumnya mengatakan sekitar 34 persen atau 450.000 tenaga kesehatan di Tanah Air sudah mendapatkan suntikan ketiga vaksin Covid-19.

Tenaga kesehatan di Provinsi Bali menjadi yang paling banyak mendapatkan suntikan ketiga vaksin Covid-19 dengan persentase 64 persen. Di susul Kepulauan Riau sebanyak 52 persen, Kalimantan Tengah 49 persen, Kalimantan Barat 48 persen, Jawa Timur 45 persen, dan DKI Jakarta 45 persen.

Adapun, vaksinasi dosis 1 dan dosis 2 menggunaka Sinovac, sementara booster menggunakan vaksin Covid-9 Pfizer.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Covid-19 Vaksin Covid-19
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top