Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menko Luhut Sebut Covid-19 Bukan Wabah Terakhir

Pandemi Covid-19 bukanlah wabah terakhir yang bakal dihadapi oleh penduduk Indonesia.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 26 Agustus 2021  |  18:23 WIB
Menko Luhut Sebut Covid-19 Bukan Wabah Terakhir
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. - Antara\\r\\n\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut B. Pandjaitan mengatakan pandemi Covid-19 bukanlah wabah terakhir.

Oleh karena itu, Luhut menyebut pentingnya penggunaan produk kesehatan dalam negeri untuk mengantisipasi tantangan yang mungkin akan terjadi pada masa depan.

Hal ini disampaikan melalui akun Instagram-nya pada Kamis (26/8/2021) setelah menyaksikan pengiriman ekspor produk alat kesehatan oleh perusahaan dalam negeri.

"Pemerintah menyadari bahwa virus Corona kemungkinan besar bukan wabah terakhir yang akan kita hadapi, sehingga kita terus berupaya untuk meningkatkan kapasitas pencegahan dan penanganan wabah serta mendorong investasi kesehatan untuk masuk," tulisnya.

Luhut mengatakan pentingnya mereformasi alokasi anggaran kesehatan sehingga dapat mendorong penggunaan produk alat kesehatan dalam negeri untuk mendorong kemandirian.

"Beberapa negara asing hari ini komplain dan bertanya mengapa Indonesia hari ini terkesan menjauhi produk luar negeri didalam e-katalognya hari ini. Saya tegaskan bahwa ke depan kami akan fokus untuk pengembangan produk dalam negeri," ujarnya.

Luhut mengatakan perusahaan alat suntik sekali pakai asli Indonesia berhasil mendapat pesanan dari UNICEF sebanyak 1,2 milyar alat suntik hingga 2022. Pada hari yang sama, Menko Luhut dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyaksikan pemberangkatan 200 kontainer alat suntik tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

luhut Virus Corona Covid-19
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top