Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kondisi Yalimo Berangsur Kondusif, Warga Mengungsi ke Wamena

Aksi pembakaran kantor pemerintahan itu merupakan imbas dari putusan Mahkamah Konstitusi terkait Pilkada di Kabupaten Yalimo beberapa waktu lalu.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 09 Juli 2021  |  14:19 WIB
Gedung sekolah, rumah guru dan gedung lama puskesmas Mayuberi, di Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua, tinggal menyisakan puing setelah dibakar hingga rata dengan tanah oleh KKB pada Minggu (2/5/2021)./Antara/HO - Humas Polda Papua
Gedung sekolah, rumah guru dan gedung lama puskesmas Mayuberi, di Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua, tinggal menyisakan puing setelah dibakar hingga rata dengan tanah oleh KKB pada Minggu (2/5/2021)./Antara/HO - Humas Polda Papua

Bisnis.com, JAKARTA -- Polda Papua mengatakan bahwa kondisi Yalimo, Papua berangsur kondusif pasca pembakaran terhadap sejumlah kantor pemerintahan.

Aksi pembakaran kantor pemerintahan itu merupakan imbas dari putusan Mahkamah Konstitusi terkait Pilkada di Kabupaten Yalimo beberapa waktu lalu.

"Situasi kondusif, sebagian warga mengungsi ke Wamena," terang Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal dilansir dari laman resmi Polri, Jumat (09/07/21).

Tak hanya mengungsi ke Wamena, sebagian masyarakat juga ada yang mengungsi ke pos pengamanan yang ada di lokasi tersebut."Sebagian masih di pos TNI- Polri. Warga yang tinggalkan Yalimo, mereka tinggal bersama keluarganya," jelas Mustofa Kamal.

Dia  mengatakan, kejadian itu berawal pada saat para massa diduga pendukung pasangan calon nomor urut 01 menyaksikan secara daring pelaksanaan sidang putusan MK tentang Pilkada Kabupaten Yalimo di beberapa tempat.

Setelah mendengarkan hasil putusan MK, massa pendukung nomor urut 01 tidak puas dengan hasil putusan yang menyatakan bahwa pasangan calon bupati nomor urut 01 yaitu Erdi Dabi dan Jhon Wilil di Pilkada Kabupaten Yalimo didiskualifikasi.

 

“Kemudian massa melakukan aksi pembakaran terhadap beberapa gedung milik pemerintahan," terang Perwira Menengah Polda Papua.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

papua pilkada mahkamah konstitusi

Sumber : Polri

Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top