Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dua WNI di Bahrain Meninggal Dunia Akibat Covid-19, Lima Positif

WNI terpapar Covid-19 di luar negeri bertambah tujuh orang dengan lima di antaranya bedomisili di Bahrain, sedangkan dua WNI meninggal dunia di negara itu.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 17 Juni 2021  |  10:43 WIB
Petugas medis memperlihatkan sampel darah pengemudi angkutan umum saat tes cepat (Rapid Test) COVID-19 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (20/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Petugas medis memperlihatkan sampel darah pengemudi angkutan umum saat tes cepat (Rapid Test) COVID-19 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (20/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Luar Negeri melaporkan penambahan tujuh warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri yang positif Covid-19, delapan orang dinyatakan sembuh, dan dua orang meninggal.

Berdasarkan informasi Kemenlu pada pada Kamis (17/6/2021), sebanyak tujuh WNI terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut berasal dari Bahrain (5 WNI) dan Kuwait (2 WNI).

Sebanyak delapan WNI dilaporkan telah sembuh dari Covid-19 yang berasal dari Bahrain (7 WNI) dan Qatar (1 WNI). Terdapat dua orang meninggal dunia di Bahrain.

Dengan demikian, total WNI terpapar Covid-19 di luar negeri menjadi 5.006 orang yang tersebar di 88 negara dengan 4.210 orang di antaranya telah sembuh, 208 meninggal, dan 588 orang masih dalam perawatan.

Adapun, tingkat kesembuhan WNI terinfeksi Covid-19 di luar negeri per hari ini menjadi 84 persen, sama dengan sehari sebelumnya.

WNI di Timur Tengah menjadi yang paling terpapar Covid-19 dibandingkan dengan bagian negara lainnya.

Hingga saat ini, Singapura tercatat sebagai negara dengan jumlah WNI terpapar Covid-19 tertinggi, diikuti Qatar, Hong Kong (China), dan Korea Selatan.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wni kemenlu Covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top