Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Benarkah Vaksinasi Ciptakan Varian Baru Covid-19? Ini Faktanya

Beredar informasi di media sosial yang menyebut vaksinasi menyebabkan terciptanya varian baru Covid-19.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 12 Juni 2021  |  15:33 WIB
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin Covid-19 untuk warga lanjut usia (lansia) secara drive thru di halaman GOR Pajajaran, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/3/2021).  - ANTARA
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin Covid-19 untuk warga lanjut usia (lansia) secara drive thru di halaman GOR Pajajaran, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/3/2021). - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA — Satuan Tugas Penananganan Covid-19 menampik informasi yang santer beredar ihwal vaksinasi menyebabkan terciptanya varian baru Covid-19. Informasi itu berasal dari video yang belakangan viral di dunia maya.

Malahan, video itu turut mengatakan, varian baru Covid-19 terbentuk untuk menghindari antibodi yang diciptakan oleh dorongan vaksinasi global.

“Faktanya klaim tersebut adalah keliru,” kata Satgas Penanganan Covid-19, melalui keterangan resmi, Sabtu (12/6/2021).

Profesor Mikrobiologi dan Imunologi dari Universitas Iowa Stanley Perlman menerangkan varian baru Covid-19 disebabkan karena adanya mutasi dan tidak disebabkan oleh vaksinasi.

“Tidak ada bukti vaksin menyebabkan varian baru Covid-19. Ketika seseorang divaksinasi, mereka cenderung tidak tertular dan menularkan virus, dan karena itu lebih kecil kemungkinannya untuk tertular dan menularkan varian virus Covid-19,” kata Satgas.

Dengan demikian, Satgas Penanganan Covid-19 meminta masyarakat untuk berhati-hati terkait kabar bohong yang santer beredar ihwal kegiatan vaksinasi Covid-19 dan mutasi virus tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vaksinasi Virus Corona Covid-19 Vaksin Covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top