Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

100 Tahun Soeharto, Titiek: Bapak Sedih kalau Melihat Keadaan Indonesia Sekarang

Sejumlah tokoh pun nampak hadir. Mulai dari Ketua MPR Bambang Soesatyo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Politikus Partai Golkar Akbar Tandjung, hingga ulama Din Syamsudin.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 Juni 2021  |  07:53 WIB
Loading the player ...
100 tahun Pak Harto

Bisnis.com, JAKARTA - Putri dari Presiden ke-2 RI Soeharto, Siti Hediati Heriyadi alias Titiek, mengatakan pembangunan di Indonesia mengalami kemunduran.

"Saya rasa bapak sedih kalau melihat keadaan kita seperti saat ini. Jadi apa yang beliau bangun kok kelihatannya enggak maju, agak sedikit mundur. Utang yang tadinya berapa, sekarang udah ribuan-ribuan triliun," kata Titiek dalam acara peringatan 100 tahun Soeharto, yang digelar di Masjid At-Tin, Jakarta Timur, Selasa (8/6/2021).

Dia mengatakan acara peringatan ini juga untuk mengingatkan masyarakat Indonesia atas kiprah Soeharto. Ia jmenegaskan sepanjang hidupnya, ayahnya telah berjuang untuk bangsa ini agar terlepas dari kemiskinan dan kebodohan.

Peringatan 100 tahun Soeharto menghadirkan hampir seluruh anak-anak Soeharto. Hanya Sigit Harjojudanto dan Siti Hutami Endang Hadiningsih alias Mamiek yang nampak tak hadir langsung karena berada di luar kota. Mereka mengikuti acara secara virtual.

Sejumlah tokoh pun nampak hadir. Mulai dari Ketua MPR Bambang Soesatyo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Politikus Partai Golkar Akbar Tandjung, hingga ulama Din Syamsudin.

Sementara itu, Siti Hardijanti Rukmana alias Tutut, mengatakan, bahwa awal Soeharto menjabat pada 1966, tingkat kemiskinan di Indonesia mencapai 60 persen. Namun, ia mengklaim rezim Orde Baru atau Orba mampu membangun ekonomi Indonesia tumbuh konstan di atas rata-rata 7persen per tahun.

"Alhamdulillah kemiskinan berhasil ditekan sebesar 11 persen pada 1997. Penghargaan demi penghargaan dunia diterima Indonesia. Di antaranya 1985 Indonesia mendapatkan penghargaan dari FAO karena dinilai berhasil menciptakan swasembada beras," kata Tutut dalam sambutannya mewakili pihak keluarga dalam acara 100 tahun Soeharto ini.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

orde baru soeharto Titiek Soeharto

Sumber : Tempo.co

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top