Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

China Izinkan Sinovac Digunakan untuk Anak, Indonesia Kapan?

China mulai memberi izin kepada anak usia 3 - 17 untuk menerima vaksin Sinovac dalam keadaan darurat.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 07 Juni 2021  |  10:19 WIB
Kemasan vaksin Covid-19 diperlihatkan di Command Center serta Sistem Manajemen Distribusi Vaksin (SMDV), Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/1/2021). ANTARA FOTO - M Agung Rajasa
Kemasan vaksin Covid-19 diperlihatkan di Command Center serta Sistem Manajemen Distribusi Vaksin (SMDV), Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/1/2021). ANTARA FOTO - M Agung Rajasa

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah China mengizinkan penggunaan darurat vaksin Sinovac Biotech pada anak usia 3 - 17 tahun. Sementara itu, RI masih menunggu rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

China mulai memberi izin kepada anak usia 3 - 17 untuk menerima vaksin Covid-19 dari Sinovac dalam keadaan darurat. Vaksin ini disebut dapat memicu respons imun serta menimbulkan efek samping ringan kepada anak usia tersebut berdasarkan uji klinis I dan II.

Juru Bicara Vaksin Covid-19 Siti Nadia Tarmizi mengatakan bahwa pemerintah masih menunggu rekomendasi dari WHO dan masukan Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) hingga IDI dan para ahli.

Masukan tersebut akan menjadi pertimbangan bagi pemerintah untuk melaksanakan vaksinasi bagi usia anak di atas 3 tahun.

"Iya sangat mungkin [vaksin diberikan kepada anak-anak]. Kita masih menunggu rekomendasi dari WHO juga masukan dari ITAGI, IDAI, IDI dan para ahli lainnya ya," kata Nadia kepada Bisnis, Senin (7/6/2021).

Lebih lanjut, pemerintah kata Nadia juga sedang menunggu uji klinis tahap III vaksin Sinovac untuk anak-anak. Pasalnya selama ini vaksin produksi China tersebut hanya diberikan kepada kalangan usia 18 tahun ke atas.

Sebelumnya, Kepala Perusahaan Sinovac Biontech Yin Weidong mengatakan bahwa keputusan itu berada di tangan otoritas kesehatan yang merumuskan strategi vaksinasi di China.

Yin mengatakan anak di bawah umur berada pada prioritas lebih rendah untuk divaksin anti virus Corona dibandingkan dengan orang tua yang menghadapi risiko lebih tinggi mengalami gejala parah setelah terpapar corona.

"Hasil awal dari uji klinis Tahap I dan II menunjukkan vaksin Sinovac dapat memicu respons imun pada peserta berusia tiga hingga 17 tahun, dan sebagian besar efek samping terlihat ringan" kata Yin dalam wawancara langsung kepada TV pemerintah, Jumat (4/6/2021) malam.

Sementara itu Sinopharm, perusahaan farmasi yang didukung negara dan menggunakan dua dosis melalui teknologi serupa dengan produk Sinovac, juga mengirimkan data untuk mendapatkan izin penggunaan pada kelompok orang berusia lebih muda.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vaksinasi Sinovac Vaksin Covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top