Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Anggota Komisi IX DPR: Regulasi di Pintu Perbatasan Masih Lemah

Regulasi pemerintah di pintu perbatasan dinilai masih lemah untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 05 Mei 2021  |  17:21 WIB
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani. - istimewa
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani. - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani mengkritisi pemerintah lantara dinilai kurang siaga saat pengumuman pandemi di tingkat global.

Alhasil, jelasnya, persiapan mitigasi tidak berjalan tepat waktu dan pada saat yang sama regulasi di pintu perbatasan dinilai masih lemah untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19.

"Ada kelemahanan regulasi pintu masuk dan perbatasan. Seharusnya pemerintah, setelah ada kabar varian baru dapat bekerja secara koordinatif antara pusat dan daerah agar siap siaga menyiapkan fasilitas kesehatannya," urai Netty seperti dilansir laman resmi DPR RI, Rabu (5/5/2021).

Netty juga mengutuk keras terhadap perbuatan oknum di bandara yang mengakali prosedur protokol kesehatan dengan meloloskan warga negara asing masuk ke Indonesia. Menurutnya, kasus ini turut menyingkap kelemahan regulasi pintu masuk perbatasan negara ini. 

"Ternyata setelah disiasati sedemikian rupa, mereka (mafia tersebut) mengambil keuntungan di atas nyawa manusia. Ini harus di-track sampai ke akarnya dan aktor intelektualnya," ujar Netty.

Dia menambahkan, selain membahayakan nyawa orang lain, kegiatan curang tersebut juga tidak dapat diterima oleh akal sehat, norma agama maupun nilai Pancasila.  Netty mendorong aparat dapat memberikan hukuman yang setimpal bagi pelaku tersebut.

"Harus diberi hukuman seberat-beratnya. Sebab sudah menjadi kewajiban negara melindungi segenap warga bangsa ini. Kasus ini juga jangan hanya dianggap, sebab ini bukan kriminal biasa dan mencederai kemanusiaan," ungkapnya. 

Lebih lanjut, politisi dapil Jawa Barat VIII itu turut menyampaikan pendapatnya terkait regulasi di pintu perbatasan tanah air. "Sebab banyak titik di Indonesia, dikhawatirkan banyak lalu lalang tanpa pemeriksaan yang ketat," sebutnya.

Dia pun berharap pemerintah dapat meningkatkan pelayanan fasilitas kesehatan di seluruh daerah agar menghindari gelombang besar Covid-19 baru yang dikhawatirkan banyak pihak. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr bandara Covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top