Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

2 WNA Buat Video Prank Masker, Satpol PP Bali: Provokasi Langgar Prokes

WN asal Amerika Serikat yakni Johs Paler Lin merupakan seorang Youtuber, sedangkan Leia Se asak Rusia merupakan influencer.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 30 April 2021  |  17:59 WIB
WNA yang menggunakan lukisan masker untuk mengelabui satpam di Bali akan segera dideportasi. Foto WNA dengan lukisan masker ini beredar di Instagram seperti diunggah akun niluhdjelantik.
WNA yang menggunakan lukisan masker untuk mengelabui satpam di Bali akan segera dideportasi. Foto WNA dengan lukisan masker ini beredar di Instagram seperti diunggah akun niluhdjelantik.

Bisnis.com, JAKARTA - Seorang Youtuber asal Amerika Serikat dan influencer Rusia diminta meninggalkan Bali setelah membuat video prank menggunakan masker palsu dengan memakai riasan wajah.

Dilansir Bloomberg yang mengutip dari Associated Press, Jumat (30/4/2021), video yang dibuat oleh Josh Paler Lin dan Leia Se pada 2 pekan lalu memperlihatkan keduanya berupaya membohongi penjaga supermarket dengan menggunakan riasan masker setelah dia ditolak masuk karena tidak bermasker.

“Apakah kamu lihat tidak ada yang memperhatikanmu? Saya tidak percaya ini berhasil," kata Lin. Video ini telah dihapus, tetapi sudah terlanjur tersebar di berbagai media.

Lin merupakan pemegang paspor Taiwan yang sering membuat konten video prank. Dia memiliki 3,4 juta pengikut di akun YouTube-nya dan 25.000 pengikut Instagram

Saat ini Bali menerapkan denda senilai Rp1 juta bagi warga negara asing (WNA) yang melanggar peraturan penggunaan masker. Adapun pelanggarna kedua, WNA akan dideportasi.

“Sudah sepantasnya mereka menjatuhkan sanksi yang lebih berat, tidak hanya dengan denda tetapi juga deportasi,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Bali Dewa Nyoman Rai Dharmadi. “Mereka tidak hanya melanggar, tetapi dengan sengaja memprovokasi di depan umum untuk melanggar pedoman kesehatan.”

Melalui akun Instagram Lin, dia mengungkapkan permintaan maafnya. "Saya membuat video ini untuk menghibur orang-orang karena saya adalah konten kreator dan sudah jadi pekerjaan saya untuk menghibur orang. Namun, saya tidak menyadari apa yang saya lakukan menyulut komentar negatif," kata Lin.

Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bali Jamaruli Manihuruk mengatakan Lin dan Se akan dideportasi secepatnya setelah menjalani tes Covid-19. Lin dan Se akan ditempatkan di sel tahanan di kantor imigrasi sambil menunggu penerbangan mereka.

“Orang asing yang tidak menghormati hukum dan peraturan di Indonesia akan menghadapi sanksi deportasi,” kata Manihuruk.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali WNA

Sumber : Bloomberg

Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top